• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Dansatgas TMMD ke 105 Bakar Semangat Anggota

17 July
23:01 2019
1 Votes (3)

KBRN, Semarang : Ratusan prajurit TNI telah mengabdikan diri pada rakyat melalui pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 105 Kodim 0716/Demak yang telah digelar di Desa Kalikondang Kecamatan Demak Kabupaten Demak. Orang nomor satu di jajaran TNI Demak Letkol Inf  Abi Kusniyanto, tak pernah lelah untuk kunjungi lokasi TMMD Reguler ke-105 Kodim 0716/Demak di Desa Kalikondang.

Tiada hari, termasuk hari Sabtu dan Minggu, disela-sela kesibukannya, selalu datang ke lokasi, selain mengecek progres pengerjaan sasaran fisik sekaligus untuk memberi motivasi dan memacu semangat para anggota Satgas TMMD serta warga Desa kalikondang yang tengah bekerja.

Tak ingin hanya main perintah, untuk memotivasi anggota yang tengah bekerja di  TMMD Reguler ke -105 Kodim 0716/Demak, Orang nomor satu di jajaran TNI Demak ini juga terjun ke lapangan.

"Jadi Komandan yang punya anak buah kelihatannya gampang, cuma perintah sana-sini, kalau salah tinggal marahin. Padahal gak bisa gitu, Prajurit  harus terus di motivasi dan akhirnya Prajurit akan kreatif juga produktif. Kualitas yang harus ada dalam diri pimpinan gak cuma soal leadership dan respek, tapi juga bagaimana pemimpin me-maintain hubungan antar Prajurit" tegas Letkol Inf Abi Kusniyanto, Selasa (16/7).

Dandim 0716/Demak sekaligus Dansatgas TMMD Reg ke 105 Kodim 0716/Demak Letkol Inf Abi Kusniyanto juga menambahkan, bahwa dipercaya sebagai seorang Komandan dengan beberapa anak buah itu memang bukan pekerjaan mudah, salah satu kendala antara atasan dengan bawahan adalah komunikasi.

"Terkadang bawahan ngerasa gak puas dengan kebijakan, kritikan atau evaluasi yang diberikan atasan. Ujung-ujungnya malah ngedumel dan kasak-kusuk sama Prajurit lain. Hal-hal kayak gini kalau dibiarkan gak sehat buat suasana kerja di lapangan, makanya kita sebagai Komandan harus membuka jalur komunikasi yang baik dengan Prajurit," ungkapnya.

"Jangan egois dan merasa kalau sebagai atasan adalah yang paling benar dan pintar dalam segala hal, buka juga kesempatan bagi prajurit untuk memberikan ide atau melontarkan pendapat sehubungan dengan kerjaan dilapangan, kalau emang ternyata ide atau saran mereka itu bisa mempermudah pekerjaan dan menghasilkan sesuatu yang baik untuk Satuan kenapa gak?. Justru kita sebagai komandan harus berbesar hati jadi kita sebagai komandan harus mendengarkan setiap ide atau masukan," papar orang nomor satu di jajaran TNI Demak itu.

Menurutnya, walaupun Komandan, saat ada kendala dilapangan kalau memang kita bisa, kita harus siap turun kelapangan. Dengan Kita ikut membantu dan gak segan melakukan apa yang sebenarnya gak menjadi "job desc" utama kita, itu menunjukkan kita punya kualitas yang outstanding sebagai atasan, sebagai Komandan jangan segan apalagi gengsi.

Karena dengan kita ikut bekerja bareng prajurit, itu juga menunjukan betapa pimpinan adalah bagian dari tim, bukan ‘tuan’ atau ‘raja’. Intinya sebagai Komandan yang baik harus memberikan kesempatan dan ruang bagi prajurit  untuk berkembang. Maka dari itu Komandan harus siap turun tangan langsung ke lapangan" kata Dandim 0716/Demak.

Apa yang dilakukan oleh Dandim 0716/Demak, mendapat apresiasi dari para Satgas TMMD maupun warga Desa Kalikondang.

"Benar-benar menjadi teladan bagi kita semua, semangat kami sangat terbakar demi suskesnya pelaksanaan TMMD Reg ke 105 Kodim 0716/Demak," ungkap Sertu Miftah salah satu anggota Satgas TMMD dari Yon Arhanud 15, yang ikut bekerja di pembangunan Jalan penghubung dari Dukuh Krajan menuju ke Dukuh Prigi, Desa Kalikondang. (Pendim 0716/Demak/Don).

  • Tentang Penulis

    Donny Nur Arbayanto

    Redaktur dan Reporter RRI Semarang

  • Tentang Editor

    Admin Semarang

    System Admin RRI Semarang<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00