• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KESEHATAN

Cegah Resiko Penyakit Lewat Pemeriksaan Genomik

6 July
12:56 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Pemeriksaan kesehatan melalui genom untuk mengetahui interaksi antar gen serta pengaruh lingkungan terhadapnya saat ini mulai dijalani masyarakat era modern. Upaya preventif untuk mengetahui potensi penyakit yang mungkin terjadi dapat diketahui melalui Pemeriksaan Genomik.

Seperti diketahui manusia memiliki sekitar 100 trilyun sel di dalam tubuhnya. Di setiap sel terdiri dari kromosom yang tersusun dari susunan DNA. Susunan DNA tersebut disetiap manuai 99,996 sama, namun terdapat 0,196 perbedaan.

Menurut Kepala Kantor Cabang Prodia Semarang, Chyntia Wijaya saat ditemui dalam acara seminar kesehatan di Semarang, sabtu (6/07/2019), Pemeriksaan genomik dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal, tergantung jenis pemeriksaannya, misalnya memperkirakan risiko penyakit, diagnosis, monitoring serta pemilihan obat dan gaya hidup berdasarkan gen. 

Dalam pengaplikasian di bidang medis, lanjut Chyntia, adanya pemeriksaan genomik membuka paradigma baru dalam menilai risiko penyakit yang mendukung preventive medicine, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

"Kami terus mengembangkan pemeriksaan-pemeriksaan terbaru dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, salah satunya adalah dengan menyediakan Iayanan Prodia Genomics, yang merupakan salah satu layanan yang disediakan prodia untuk pemeriksaan genomik dengan menggunakan teknologi terbaru seperti microarray. Sehingga saat ini di Indonesia pemeriksaan genomik tidak perlu dikirim ke luar negeri," ujarnya.

Pemeriksaan genomik yang ditujukan untuk menilai risiko terhadap beberapa penyakit diantaranya CArisk, untuk melihat risiko terhadap beberapa jenis kanker. Selain itu, DlArisk untuk melihat risiko terhadap penyakit diabetes dan beberapa penyakit terkait diabetes.

"Selain untuk menilai risiko penyakit, Prodia Genomik juga menyediakan pemeriksaan Prodia Nutrigenomics (untuk gaya hidup yang tepat berdasarkan profil genomik) dan Prodia Pharmacogenomics (untuk memandu pemilihan obat yang tepat dan dosis terapi)" imbuhnya.

  • Tentang Penulis

    Lucky Setiawan

    Menulislah jika ingin diingat,...

  • Tentang Editor

    agus heriyanto

    Peluang tidak datang sewaktu-waktu, Anda yang menciptakannya." Semangat Tanpa Henti untuk RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00