• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum dan Kriminal

Polres Batang Gelar Perkara Kasus Narkoba, Judi Hingga Cabul

29 May
11:25 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Polres Kabupaten Batang menjelang lebaran mengungkap puluhan kasus kejahatan, diantaranya kasus Narkoba, Pencurian Kendaraan bermotor (Curanmor), judi togel,  dan Pencabulan, sekaligus memusnahkan ribuan botol minuman keras (Miras).

Dalam konferensi Pers di Mapolres setempat, Rabu (29/5/19) Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga, menuturkan ungkap kasus tersebut merupakan hasil operasi yang digalakan Polres Batang mulai Februari hingga Mei 2019, salah satunya melalui operasi ketupat candi. Operasi yang  dilakukan bertujuan untuk menciptakan suasana kondusif di Kabupaten Batang, utamanya selama Ramadhan sampai lebaran.

Untuk Kasus Narkoba, lanjut Kapolres, diungkap 7 kasus dengan tersangka 7 orang.

Enam Tersangka warga Batang masing-masing Dwi  Sucipto, Susanto, Ikhwanudin, Dwi Prastyoawan, Seno Alrofi'i, Firman , Slamet Riyadi dan satu warga Pekalongan bernama Diantoro.

Dari seluruh tersangka berhasil diamankan barang bukti berupa Shabu 15,96 gram, Ganja 64,31 gram dan Pil Hexymer 1.952 butir. Para tersangka dikenakan hukuman pidana pasal 112 tindak pidana narkotika, dengan ancamanan hukuman 4 tahun penjara.

"Pola kejahatan pelaku narkoba itu sama, jadi berhasilnya pengungkapan kasus narkoba tergantung keaktifan anggota penyidik polres Batang, jadi saya tekankan kepada anggota untuk aktif dalam pengungkapan kasus , " kata Edi.

Sementara untuk tindak pidana umum, Kapolres menerangkan terdapat tiga kasus menonjol  yakni curanmor, Judi togel dan pencabulan dibawah umur.

Dari kasus Curanmor berhasil diamankan tersangka Mujibulloh warga dukuh Kendayaan Rt.02 Rw. 04 Desa Dlisen Kecamatan Limpung Kabupaten Batang.

"Tersangka ini seorang residivis dengan jenis kasus yang sama," tutur Kapolres.

Kronologinya niat jahat tersangka muncul ketika melihat motor Yamaha Vega R tahun 2017,   terparkir pinggir sawah  saat diitinggal pemiliknya bekerja. Oleh tersangka motor berhasil dicuri, bermodalkan alat pemotong kuku, tersangka menggasak motor korban. Saat ini tersangka masih dalam tahap penyidikan dan Pemeriksaan saksi-saksi.

Lebih lanjut Kapolres menambahkan, dari kasus Judi, berhasil diamankan tersangka  Susanto alias Kencling warga Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.

Tersangka nekat menjual nomor judi togel jenis Hongkong di depan rumahnya saat bulan suci Ramadhan. Aksi kejahatan tersebut kurang lebih sudah berjalan selama  1 bulan ini, dia bertindak sebagai pengecer dan disetorkan kepada Sofianto warga Banyuputih yang saat ini masih berstatus DPO.

Tersangka berhasil diamankan Kepolisian di depan rumahnya saat melakukan transaksi. Dari tangannya diamankan barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp.52.000, tiga lembar potongan kertas yang bertuliskan pembelian nomer togel beserta kode dan jumlah uangnya.

"Masyarakat bisa melaporkan kepada kami, jika dilingkungannya ditemukan kasus judi. Kepolisian akan menindaklanjuti sebagai  komitmen  perang terhadap penyakit masyarakat, " pesan Polres.

Bukti komitmen Polres Batang dalam berperang melawan penyakit masyarakat tampak juga dari pemusnahan miras sejumlah   5.100 botol, dari lima belas jenis dan lima merek  berbagai ukuran.

Hasil operasi dalam kurun waktu Januari hingga Mei 2019. Kemudian juga dimusnahkan sebanyak 514 botol ciu yang disimpan di kemasan minuman mineral ukuran 1,5 liter, .

Rencananya, barang haram tersebut akan dikirim dari Sukoharjo ke Brebes namun berhasil digagalkan Polres Batang dalam operasi cipta kondisi, di Alun-alun Batang.

Kasus berikutnya, Kapolres mengungkapkan  kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, korban sebut saja Bunga (11) masih duduk dibangku kelas 4 SD. terjadi pada pertengahan Mei ini, kronologinya Ibu korban melaporkan Suami sirinya bernama Junedi (37) kepada Polisi, bahwa anaknya Bunga diraba-raba dada dan kemaluannya oleh ayah tirinya.

Tragisnya, perilaku bejat tersangka terungkap  ketika sedang bercumbu dengan istrinya, di sebuah kamar kos-kosan di Kelurahan Proyonanggan Tengah Kecamatan  Batang.

Istri tersangka atau Ibu Korban menuturkan sekitar pukul 3 dinihari, saat bangun menjelang sahur. Dia dan suami sirinya, bersama korban tidur di kasur yang sama dalam satu kamar kos. Ketika korban tertidur pulas, pasangan suami-istri itu  saling bercumbu.

"Ternyata tangan Junedi yang satunya meraba-raba tubuh anak saya terutama di bagian payudara dan kemaluan    anak  saya, terbukti posisi baju anak saya sudah terbuka, Bahwa kejadian tersebut ternyata bukan pertama kali dilakukan oleh Junedi melainkan sudah beberapa kali,” tutur Istri Junedi.

Tersangka Junedi warga Kelurahan Randegan Rt.5 Rw 8 Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas ini telah diamankan di Polres Batang.

Barang bukti yang disita berupa satu potong celana pendek warna hitam, satu potong kemeja motif kotak-kotak, satu potong celana dalam wanita warna pink, satu potong miniset atau kaos dalam wanita warna putih.

"Tersangka dijerat Undang-undang 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya.

  • Tentang Penulis

    Syamsudin

    Tak Perlu Memikirkan Kemana Akan Berlabuh, Pikirkan Saja Jalan Mana Yang Akan Ditempuh

  • Tentang Editor

    Admin Semarang

    System Admin RRI Semarang

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00