• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

RUANG PUBLIK

Sinergi TKSK dan Kader JKN Dalam Program JKN KIS

16 May
14:48 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Dalam rangka pendistribusian Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan penyamaan pemahaman program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan menggelar pertemuan dengan mengundang
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Kader JKN di ruang rapat Kantor BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Kamis  (16/5/2019).

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Mega Mirga Kurnia menuturkan, bahwa pertemuan ini adalah sebagai wahana untuk mempertemukan antar pihak, baik itu TKSK maupun Kader JKN sehingga diperoleh persepsi yang sama tentang program JKN-KIS.

Dalam kesempatan itu Mega memaparkan materi terkait Peraturan Presiden No 82 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan. Mega menilai baik TKSK maupun Kader JKN adalah corong masyarakat, yang artinya sebagai pemberi informasi terdekat tentang program JKN. Sehingga diharapkan para TKSK dan
Kader JKN memiliki pengetahuan yang cukup terkait program ini, serta mampu menjelaskannya kepada masyarakat.

“Kami harapkan antara TKSK dan Kader JKN di wilayahnya masing-masing saling kenal,
saling mengetahui job desk-nya dan bisa saling berkoordinasi dalam pelaksanaan Program JKN. Sehingga jika terjadi permasalahan di lapangan bisa saling support dan saling membantu,” ungkap Mega.

Terkait distribusi KIS, Mega menyampaikan sesuai SK Mensos No 17/HUK/2019 dan Nomor 28/HUK/2019 maka jumlah data peserta PBI JK yang dinonaktifkan di Wilayah Kerja Kantor Cabang Ungaran adalah sebanyak 17.095 jiwa. Sedangkan penggantian data peserta hanya sebanyak 2.073.

"Data PBI yang dinonaktifkan ini didasarkan dari data meninggal, peralihan PBI ke PPU, serta hasil verifikasi validasi oleh TKSK," imbuhnya.

Mega berharap TKSK melakukan pendataan untuk pemenuhan kuota PBI JK, sehingga
data peserta yang sudah dinonaktifkan dapat digantikan dengan data warga yang berhak.

Selain itu, Mega menuturkan untuk memastikan bahwa kartu KIS telah sampai ke penerima
manfaat maka dilakukan spotcheck oleh petugas BPJS Kesehatan ke alamat peserta setiap selesai pelaporan distribusi KIS oleh TKSK. Mega berpesan agar TKSK menjalankan tugasnya dengan baik yaitu melakukan penyerahan kartu KIS tepat ke end user. Paling lambat 29 Mei 2019 kartu KIS telah dibagikan
ke penerima manfaat.

Jarwanto, TKSK kecamatan Bawen sekaligus koordinator TKSK wilayah Kabupaten Semarang menyampaikan, dalam penyerahan kartu KIS dilakukan by name sesuai dengan alamat penerima di masing-masing desa di kecamatan di wilayah Kabupaten Semarang.

Selaku Koordinator, Jarwanto mengaku melakukan monitoring kinerja masing-masing TKSK.

“Sejauh ini kita sampaikan target waktu penyelesaian ke masing-masing TKSK dan kami bertugas memantau sekaligus mengingatkan jika sudah mendekati deadline. Kemudian kita lakukan monitoring juga ke perangkat desa sasaran jangkauan dari TKSK untuk memastikan penyerahan kartu tepat sasaran
serta terkait tingkat pelayanan yang diberikan ke masyarakat sudah dilakukan dengan baik,”  kata Jarwanto.

Untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan, menurut Jarwanto diperlukan koordinasi yang baik antar pihak, baik antar TKSK dan BPJS kesehatan.

Jarwanto juga menilai bahwasanya kerja sama dengan Kader JKN di wilayah kerjanya juga sangat membantu dalam pelaksanaan Program JKN. (Don).

  • Tentang Penulis

    Donny Nur Arbayanto

    Redaktur dan Reporter RRI Semarang

  • Tentang Editor

    Admin Semarang

    System Admin RRI Semarang<br />

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00