• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hukum dan Kriminal

Box ATM Bank Jateng di Magelang Dirusak Pencuri

13 May
04:17 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Peristiwa tersebut terjadi pada box ATM milik Bank Jateng yang berada di depan Kantor x AtM UPK Pakis ikut dusun Pakis Kulon desa Pakis Kecamatan Pakis yang diketahui tindak pidana tersebut pada Minggu (12/5) Pukul 08.30 WIB.

Menurut saksi mata Riya Setianingsih (35) warga Dsn Pakis Tengah 01/01 Ds/kec. Pakis pagi itu sewaktu akan mengambil uang di Box ATM Bank Jateng melihat pintu penutup brangkas dalam keadaan terbuka dan pintu brangkas dalam keadaan rusak terkena Las api.

"Saat itu brangkas belum terbuka," terang Riya Setianingsih yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pakis.

Setelah menerima laporan, Kanit Reskrim Polsek Pakis Polres Magelang Aiptu Priyo Budi Prasetyo bersama anggota Polsek Pakis mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), sekaligus mengamankan Tempat Kejadian Perkara dengan dipasangnya Police Line.

Petugas Polsek Pakis didampingi oleh manager Bank Jateng Darmawanto (54) kemudian melaksanakan olah TKP di back up oleh Sat Reskrim Polres Magelang.

Adapun pelaksana olah TKP selain dilaksanakan oleh Kanit Reskrim Polsek Pakis Aiptu Priyo Budi Prasetyo, juga dibantu dari Sat Reskrim Polres Magelang yang dipimpin oleh iptu Muntohir bersama anggota Reskrim Polres Magelang Polda Jateng.

Dalam oleh TKP dan penyelidikan disekitar TKP didapat hasil bahwa brangkas dalam keadaan terbuka dan pintu brangkas dalam keadaan rusak terkena Las api, namun brangkas belum terbuka dan uang belum hilang.

"Kami Juga menemukan sebagai barang bukti kejahatan berupa satu buah korek gas warna biru dan satu plastik tutup tabung gas, dan semuanya telah kita amankan guna dijadikan bahan penyelidikan agar kejadian ini bisa teruangkap," terang Iptu M Tohir selaku KBO Reskrim Polres Magelang.

Kapolsek Pakis AKP Sukirman membenarkan kejadian tersebut telah terjadi di Wilayahnya.

"Kasus ini merupakan  percobaan pencurian dengan pemberatan dan polisi kini masih melakukan pendaaman dan penyelidikan," jelasnya. (Don).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00