• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu

Di Sendangmulyo, Pemungutan Suara Terkendala Logistik

18 April
14:42 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah TPS di Kelurahan Sendangmulyo terkendala oleh ketidaklengkapan logistik, seperti tidak ada tinta, tidak ada surat suara untuk DPR hingga kertas untuk menulis perolehan hasil suara.

Akibat kendala tersebut pelaksanaan pemungutan suara, Rabu (17/4/2018), mundur dari mestinya pukul 07.00, baru bisa dijalankan mulai pukul 09.00. Bahkan ada yang dimulai pukul 11.00.00 WIB.

“Ketidaklengkapan logistik ini, membuat kami kalang kabut untuk melengkapi lewat gerak cepat dan kerja keras,” tegas Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Sendangmulyo, Zaenal Arifin ditemui di sela menata kotak-kotak suara, di Balai Kelurahan, Kamis (18/4/2019).

Ditegaskan Zaenal, petugas PPS harus bekerja berlipat mengingat keterbatasan personil dengan menangani 94 TPS di seluruh kelurahan. Diyakini, jumlah TPS tersebut terbanyak se Indonesia.

“Jumlah kami terbatas masih harus menangani logistik yang tidak lengkap. Tapi Alhamdulkillah, semua kesulitan dapat teratasi dengan cepat, hingga proses pemilihan berjalan lancar meski banyak yang tertunda antara 2-3 jam,” tegasnya.

Disebutkan, cara cepat yang dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala logistik, untuk kekosongan kartu suara DPR, diatasi dengan meminta TPS terdekat. Misalnya yang kartu suara DPR kosong antara lain di TPS 079, 042, 052, dimintakan TPS terdekat.

Mestinya masing TPS disuplai 100 kartu suara untuk DPR. Untuk kekosongan tinta dan kertas untuk menulis perolehan suara yang merata di semua TPS, akhirnya PPS Sendangmulyo harus meminta ke gudang logistik yang jarak tempuh berkisar 25 kilometer.

Menurujt Zaenal, kendala logistik terjadi akibat KPU Kota Semarang yang lamban dalam mensuplai logistik pemilu ke PPS.

“Bayangkan logistik baru kami terima Selasa malam (16/4) pukul 20.00, sehingga kami tidak sempat mengecek ulang, karena harus segera didistribusikan ke masing-masing KPPS,” jelasnya.

Bagi Zaenal, problem logistik yang dialami ini sebagai bentuk penyelenggaraan pemilu terburuk yang dialami, dan KPU Kota Semarang harus mempertanggungjawabkan masalah tersebut. Sebagai contoh, distrisbusi logistik mestinya diterima PPS tiga hari menjelang pemilihan sehingga bisa dilakukan pengecekan ulang.

Sementara, dari pantauan Kepala Kelurahan Sendangmulyo Suwito bersama Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Isdiyanto, Wakil Ketua Parno dan Sekretaris Yusuf Effendi, hasil pengitungan suara untuk Pilpres, di sejumlah TPS di Sendangmulyo, menunjukkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin mengungguli Prabowo-Sandi.

Di TPS 034 Jokowi meraih 132 suara, sementara Prabowo 98 suara, kartu rusak 3. TPS 002 Jokowi 141, Prabowo 93, kartu rusak 5. TPS 076 Jokowi 160, Prabowo 66, kartu rusak 3. TPS 077 Jokowi meraih 176, Prabowo 67, kartu rusak 7. TPS 078 Jokowi meraih 133, Prabowo 76, kartu rusak 2.

Kemudian TPS 079, Jokowi meraih 173,  Prabowo 91, kartu rusak 2. TPS 003 Jokowi 180, Prabowo 38, kartu rusak 10. TPS 060, Jokowi 171, Prabowo 56, kartu rusak 2. TPS 059 Jokowi 175, Prabowo 69, kartu rusak 5. (Isi/don).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00