• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Canangkan Zona Integritas, Kantor ATR/BPN Kota Semarang Menuju WBK dan WBBM

16 April
14:21 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Kantor Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Semarang terus berbenah dalam rangka menuju birokrasi yang bersih melayani dan anti korupsi. Hal ini ditandai dengan pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kepala Kantor ATR/BPN Kota Semarang Gunawan, SH, M.Kn menuturkan, dengan pencanangan ini pihaknya siap mengantarkan Kementrian ATR/BPN menuju tata kelola pemerintahan di bidang pertanahan yang bermutu dan berintegritas.

“Kita sebagai pelayan masyarakat untuk melayani sebaik baiknya bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Kita selalu menempati standar operasional pelayanan mulai ketepatan waktu, biaya dan persyaratan, sehingga masyarakat tidak bingung.” Kata Gunawan usai melakukan pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di Kantor ATR/BPN Kota Semarang, Selasa (16/4/2019).

Meskipun diakui Gunawan, masih ditemui berbagai hambatan dalam merealisasikan keinginan masyarakat terhadap perubahan ATR/BPN, penerapan zona integritas ini menjadi salah satu formulasi yang tepat untuk dapat mengembalikan dan meningkatkan wibawa serta citra Kementrian ATR/BPN.

Untuk pembangunan Zona Integritas ini dibangun dari 6 (enam) komponen yaitu aspek manajemen perubahan, penguatan tatalaksana, penguatan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta pelayanan publik.

“Iya kita menuju kesana harus berbenah diri misal dari membangun zona pelayanan yang memudahkan masyarakat dalam mengurus seperti ada loket pelayanan, loket pembayaran, jadi tidak perlu bertemu pejabatnya," imbuh Gunawan.

Diharapkan, dengan pemberantasan korupsi, reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang juga di dukung dengan pengawasan yang obyektif mampu memenuhi harapan dan mengembalikan hak masyarakat untuk memperoleh pelayanan, keadilan dan kesejahteraan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00