• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Bencana Alam

70% Buku Rusak Parah Terendam Banjir

29 January
19:49 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Banjir yang melanda SMPN 9 Batang mengakibatkan seluruh sarana dan prasarana pendidikan rusak parah. Dan kegiatan belajar (KBM) mengajar terhenti total hingga beberapa hari ke depan.

Kepala SMPN 9 Batang Casyanto mengatakan, akibat banjir kondisi sekolah menjadi kotor luar biasa, serta sarana dan prasarana seperti buku-buku pelajaran di ruang perpustakaan rusak parah hingga tidak dapat dipakai lagi.

“Padahal sebagian besar buku baru saja tiba awal tahun 2019, yang sebenarnya akan digunakan pada KBM semester II, mau tidak mau ya pakai buku yang lama,” ungkapnya sambil menunjuk pada tumpukan buku yang telah lapuk terendam banjir di SMPN 9 Kabupaten Batang, Selasa (29/1/2019).

Dijelaskan pula, nahwa ada sekitar 1.000 lebih buku pelajaran yang dimiliki sekolah, 700 diantaranya rusak karena terendam banjir setinggi 50 cm.

Banjir yang terjadi pada Sabtu malam lalu, mengakibarkan semua ruangan terendam lumpur, karena ketinggian mencapai lutut orang dewasa.

“Saya betul-betul tidak menyangka terjadi bencana banjir yang masuk ke semua ruang kelas, ruang guru dan laboratorium. Memang setiap tahun terjadi banjir yang biasanya hanya menggenangi halaman depan, akan tetapi banjir kali ini merupakan banjir terbesar yang pernah terjadi,” paparnya.

Casyanto menjelaskan, akhirnya kemarin selama satu hari para siswa dan guru melakukan kebersihan yang dibantu banyak relawan dari Pemadam Kebakaran (Damkar), Koramil 10/Batang dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).

“Alhamdulillah kami sudah merasa sedikit lega karena lumayan bersih, hanya saja untuk area halaman depan dan lapangan upacara masih tergenang lumpur, sehingga mengakibatkan KBM terhenti hingga hari Kamis mendatang,” jelasnya.

Sarana prasarana pendidikan lain yang ikut terendam banjir adalah alat-alat laboratorium IPA yang sebagian besar juga rusak.

“Pihak sekolah sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, untuk segera mengalokasikan peralatan baru terutama buku-buku perpustakaan, supaya KBM tidak terganggu,” harapnya.

Casyanto juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Bupati Wihaji bersama Kepala Disdikbud Kabupaten Batang kemarin, karena dapat memberikan semangat kepada seluruh siswa untuk tetap tabah menghadapi bencana yang semuanya datang dari Allah.

“Terima kasih pula untuk teman-teman Kepala Sekolah lain yang ikut memotivasi kami agar tetap kuat dan semoga menjadikan kita manusia yang bersabar atas segala sesuatu yang telah terjadi,” pungkasnya. (Heri/DNA).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00