• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintahan

Bupati Kubar Serahkan 1.100 Sertifikat PTSL kepada Warga

10 December
18:31 2019
1 Votes (5)

KBRN, Sendawar: Bupati Kabupaten Kutai Barat (Kubar) FX Yapan menyerahkan 1.100 Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada Masyarakat, di Alun-Alun Itho Sendawar, Selasa (10/12/2019).

Sertifikat PTSL tersebut diserahkan secara simbolis kepada 10 warga penerima, disaksikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Mazwar, Kakan BPN Kubar Idrus Alaidrus, Kapolres Kubar AKPB Roy Satya Putra dan jajaran Organisasi Prangkat Daerah (OPD) serta ribuan masyarakat penerima lainnya.

Kakanwil BPN Kaltim: Saya minta Sisa Sertifikat PTSL 2019 di Kubar, diantar langsung kepada Warga di Desa

“Saya berterimakasih sekali kepada BPN Kutai Barat yang sudah membantu masyarakat dengan menyelesaikan target sertifikat PTSL di Wilayah Kabupaten Kutai Barat tahun 2019 ini,”Kata Bupati Kubar FX Yapan dalam sambutannya setelah menyerahkan sertifikat tersebut.

Sertifikat ini lanjut Bupati sangat penting, apalagi jika Ibu Kota Negara sudah resmi berpindah ke Kalimantan Timur (Kaltim), tentu  sangat diperlukan guna menghindari terjadinya sengketa yang bisa merugikan masyarakat sendiri.

“Ini Ibu Kota Negara sudah dekat, bisa saja nanti timbul sengketa terkait urusan tanah ini, jadi perlu sertifikat. Jangankan kalian punya, punya Bupati saja yang tidak ada sertifikat habis digarap sawit, apalagi kalian. Karena mereka lari kepada hukum formal, sementara kita hanya internal saja, ada lembo dan tanam tumbuh, nah mereka tidak mau itu dan banyak masyarakat kutai barat masuk penjara gara-gara mempertahankan haknya, saya kira mungkin belasan orang pak. Saya juga tidak bisa berbuat apa, karena legalitas kita tidak ada, hanya internal kita sendiri,”lanjutnya

Berkaitan hal itu, dalam rangka pemenuhan target sertifikat PTSL di Kabupaten Kutai Barat hingga tahun 2024 mendatang, Bupati FX Yapan menyampaikan kepada BPN Kutai Barat agar tidak segan berkomunikasi dengan Pemerintah jika menemukan kendala dilapangan.

Disisi lain, ia juga mengingatkan OPD terkait, Pemerintah Kecamatan dan Kampung agar mendukung pelaksanaan program PTSL tersebut, sehingga terealisasi sesuai target yang sudah ditetapkan.

“Saya minta melalui Dinas teknis, dalam hal ini Perkim, tolong dibantu, diberikan kemudahan bagi petugas BPN Kutai Barat, termasuk Camat dan Kepala Kampung dalam menyelesaikan target sertifikat PTSL ini. Dan kepada kepala BPN jangan segan, dimana mentoknya kasih tahu Bupati, karena kadang-kadang aparat saya ini menganggap ini enteng, laporkan saja dimana buntunya kita runding bersama. Saya tidak intervensi urusan teknis, tapi dimana kendalanya, jika itu buntu di Kepala Kampung, kasih tahu saya,”tandasnya

Kepada Masyarakat, Bupati FX Yapan mengharapkan agar sertifikat tersebut dapat dimenfaatkan dengan baik, dipergunaka sesuai kebutuhan.

“Semoga ini bisa dipergunakan sesuai kebutuhan, jangan disekolahkan tapi betongkok, ini kadang-kadang orang kita ini terlalu simple berfikir. Sekolahkan sertifikat ini untuk membuka usaha, kita bisa tanam sayur,  dan hal lain, ya. Sertifikatnya harus bermenfaat. Tidak ada orang lain yang mengurus atau memajukan diri kita kalau bukan diri kita sendiri,”harapnya

Untuk diketahui, target sertifikat PTSL di Kabupaten Kutai Barat tahun 2019, yang sudah direalisasikan oleh BPN setempat sebanyak 2.000 bidang, namun yang disreahkan secara langsung kepada masyarakat sebanyak 1.100 bidang. Sedangkan sisanya akan disampaikan langsung oleh BPN Kubar ke-Wilayah penerima.

Sementara, masyarakat yang menerima 1.100 sertifikat tersebut tersebar di 16 Kampung dalam 5 Kecamatan di Kabupaten Kutai Barat yakni Kecamatan Tering, Nyuatan, Penyinggahan, Sekolaq Darat dan Kecamatan Barong Tongkok.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00