• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintahan

Evaluasi Kinerja, Bupati Kubar Kumpulkan Seluruh Pejabat Eselon

3 December
22:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sendawar :  Pemda Kutai Barat (Kubar) menggelar rapat koordinasi yang dipimpinan langsung bupati Kutai Barat FX.Yapan dan wakil bupati Edyanto Arkan di gedung ATJ Kompleks kantor bupati, Selasa (3/12/2019).

Pantauan RRI di lapangan rapat koordinasi dan evaluasi itu dihadiri sekertaris daerah Yacob Tullur para asiten serta seluruh pejabat eselon dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemkab Kubar hingga kecamatan.

Bupati Kubar FX.Yapan mengatakan rakor dan evaluasi kinerja akhir tahun itu untuk menyamakan presepsi terkait program pembangunan baik yang sudah terlaksana maupun belum terealisasi.

Orang nomor satu di Kubar itu meminta jajarannya segera berkoordinasi dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa serta Inspektorat untuk mengurai permasalahan terkait program pembangunan maupun proyek yang belum bisa dilelang. Hal itu juga untuk mendukung tertib administrasi dan laporan keuangan guna mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sudah diraih dalam 4 tahun terakhir.

“Ini akhir tahun bisa mempengaruhi opini karena kita sudah WTP. Nanti inspektorat juga tolong buka ruangan konsultasi karena mereka ini takut dengan inspektorat. Saya nda mau dengar 2020 itu ada yang tidak bisa di lelang,” katanya.

Tak sekedar minta laporan diatas meja, mantan ketua DPRD Kubar tiga periode itu mengaku sudah terjun langsung ke lapangan dan melihat progres pembangunan.

“Kami sudah lihat langsung bagaiman hasil pekerjaan di lapangan. Ternyata ada yang belum maksimal. Maka disinilah kita bisa mengevaluasi dimana yang masih kurang disitu kita benahi. Saya mengapresiasi PBJ (bagian pengadaan barang dan jasa) yang sudah membuka ruang konsultasi untuk semua OPD terkait pelelangan dan menginovasi pelelangan secara online,” lanjut bupati pencetak rekor tiga kali kabupaten dengan pengelolaan keuangan terbaik di Kaltim tersebut.

Baca Juga: Inspektorat Kubar Buka Wadah Konsultasi dan Pengaduan bagi SKPD dan Masyarakat

Senada disampaikan wakil bupati Edyanto Arkan. Menurutnya tahun anggaran 2019 hanya menyisahkan sekitar 10 hari sehingga seluruh pimpinan OPD diimbau tidak keluar daerah dan segera menyelesaikan laporan keuangan bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah.

“Ada beberapa hal yang kritis pada masa 10 hari ini yaitu penyelesaian administrasi dari OPD kepada BKAD. Untuk itu secara tegas kami meminta kepada kepala OPD agar memperhatikan pejabat-pejabat yang ada di OPD yang berkompeten menyelesaikan adminstrasi, PPK bendahara tidak keluar tempat,” pesan wabup Edyanto.

“Untuk tahun 2020 sudah bisa kita mulai dari sekarang. Apabila ragu-ragu tentang pengadaan barang dan jasa, PBJ sudah membuka diri menawarkan untuk memberikan pendampingan. Termasuk mempersiapkan RUP-nya, kalau memang ragu-ragu minta bantuan kepada PBJ dan Inspektorat,” tambah mantan asisten setkab Kubar itu.

Bupati dan wakil bupati Kubar berharap seluruh pimpinan OPD memahami tupoksi masing-masing guna mewujudkan pembangunan sesuai visi-misi kepala daerah. Yakni terwujudkan Kutai Barat yang semakin adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan sumber daya manusia demi hari esok yang lebih baik di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00