• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Olahraga

Hanya 2 Provinsi Yang Ikut, Cabor Gasing Tradisional Tetap Diperlombakan

16 November
16:37 2019
1 Votes (5)

KBRN, Smarinda: Cabang olahraga Gasing Tradisonal kini tengah berjalan yang digelar dari Sabtu (16/11/2019) pagi, di Halaman parkir Komplek Stadion Madya Sempaja, Samarinda.

Dari 11 Provinsi yang medaftar, hanya 2 yang mengikuti perlombaan cabor Gasing Tradisional pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) ke 5 tahun 2019 ini.

Namun dengan demikian, perlombaan cabor tetap berjalan, mengingat Kaltim sendiri diikuti sebanyak 10 kabupaten/kota yang ada serta dari tim Kalsel yang juga antusias mengikuti cabor tersebut.

Pihak panitia pun awalnya sangat menyayangkan karena dari banyaknya provinsi yang mendaftar, hanya 2 yang ikut, namun pihaknya tetap memperlombakannya karena melihat antusias dari para pesertanya yang ikut ambil bagian dalam cabor ini.

Mengenai pertandingan cabor tersebut, sebagai Kepala Wasit Gasing Tradisional, Tabli menjelaskan di olahraga ini khususnya di Kaltim sangat digemari bahkan tidak asing lagi, karena di setiap kabupaten/kotanya selalu mengikuti event seperti open turnamen.

"Bagi Kaltim untuk cabor gasing sendiri tidak asing lagi karena dari kabupaten di setiap tahunnya selalu mengikuti event-event open turnamen, kecuali didaerah lain mungkin masih dianggap asing, dan di setiap provinsi lainnya juga berbeda untuk cara memainkannya. Kalau di Kaltim sendiri ada namanya adu pukul dengan sistem penilaian paling tingga maka ia menang," jelasnya.

Lebih lanjut Tabli menambahkan bahwa untuk di nomor adu turai atau adu lama memutar gasing ini, untuk di Kaltim sendiri biasnya akan berputar paling lama 15 menit bahkan bisa lebih.


"Adu Turai itu gasingnya khusus, kemudian alasnya plywood, dan di putar, siapa yang paling lama maka ia yang jadi pemenangnya, dan Gasing tradisional di Kaltim ini sendiri maksimal 15 menit gasingnya berputar," tambahnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00