• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Agar Tepat Sasaran, Dinsos Kubar Verifikasi Ulang Peserta PBI BPJS

11 November
22:01 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sendawar : Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat (Kubar) bakal melakukan verifikasi ulang terhadap peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Pasalnya ada masyarakat yang tergolong mampu tetapi mendapat subsidi dari pemerintah. Sedangkan masyarakat yang benar-benar tidak mampu atau miskin malah tidak terdaftar.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial kabupaten Kubar Wilhelmus mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Ketua RT, Kepala Desa dan Camat melakukan verifikasi faktual lapangan. Tujuannya agar peserta PBI benar-benar tepat sasaran.

“Saya mengimbau ketua RT, Kepala desa dan camat agar dalam memberikan rekomendasi untuk mendapatkan BPJS Kesehatan untuk keluarga yang tidak mampu agar benar-benar memberikan keterangan yang valid setelah verifikasi”, ujar Wilhelmus di Kantor Dinsos kompleks perkantoran Pemkab Kubar, Senin (11/11/2019).

Menurut Wilhelmus, masyarakat mampu yang sengaja turun kelas jadi kurang mampu bahkan mengaku miskin cukup banyak. Sehingga perlu dilakukan falidasi ulang.

“Mengingat jaman sekarang banyak orang yang mengaku salah dalam arti yang kaya mengaku miskin sehingga mereka bisa mendapatkan BPJS untuk keluarga miskin. Makanya saya harap lurah, petinggi benar-benar memberikan keterangan yang bisa dipertanggungjawabkan”, katanya.

Lebih jauh Wilhelmus mengimbau masyarakat yang tergolong mampu agar tidak  mengambil hak masyarakat kurang mampu atau miskin. Hal itu untuk memberikan rasa keadilan untuk seluruh masyarakat.

“Janganlah saudara-saudara yang sudah mampu mengambil hak masyarakat miskin. Mereka yang tidak mampu ini layak kita dukung agar sesuai peruntukannya. Supaya kalau mereka mau berobat baik di puskesmas, rumah sakit kabupaten atau provinsi mereka benar-benar mendapatkan haknya dan jangan hak mereka diambil oleh kita yang mampu”, tandas Wilhelmus.

“Berikutnya pihak rumah sakit, BPJS, dinas kesehatan dan instansi terkait dapat bahu membahu bekerja sama membantu masyarakat yang kurang mampu agar pelayanan kesehatan sesuai dengan kehendak pemerintah. Yaitu adil, merata dan tepat sasaran,” tutupnya.

Sebelumnya pada 1 Agustus lalu Kementerian Sosial RI menonaktifkan 1947 peserta PBI BPJS asal kabupaten Kutai Barat. Kemudian ada 39 yang diganti.

Meski begitu Dinsos Kubar berjanji untuk memfasilitasi masyarakat miskin yang sudah dicoret dari peserta PBI.  Syaratnya cukup membawa kartu identitas diri seperti KTP atau Kartu Keluarga (KK) ke dinas sosial.

Jika peserta tersebut termasuk yang sudah dinonaktifkan, maka dijamin kembali dengan mendaftarkan diri dan keluarganya ke Dinas Sosial atau Dinas Kesehatan agar menjadi peserta PBI APBD yang iurannya dijamin Pemerintah Daerah.

Selain itu pemerintah juga menjamin akses kesehatan masyarakat kurang mampu melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS).

BPJS Kesehatan Kubar menyebut sudah 99% atau sebanyak 157.715 penduduk Kubar sudah masuk program JKN-KIS sejak maret 2018.

Dengan jumlah penduduk sekitar 158.085 jiwa maka Kabupaten Kutai Barat sudah mencapai Universal Health Coverage (UHC) dalam program JKN-KIS.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00