• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Soal kejadian di Penajam Paser Utara, Kesbangpol Kubar Imbau Warga Tidak Terprovokasi

18 October
18:40 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sendawar : Kepala badan kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) kabupaten Kutai Barat (Kubar) Suwito, melalui sekertaris kesbangpol Isak Pongsamma mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi kejadian di Kabupaten Penajam Pasert Utara (PPU). Imbauan itu disampaikan Isak Pongsamma saat diwawancarai RRI Jumad (18/10/2019) di kantor kesbangpol jalan perkantoran pemkab Kubar.

Menurutnya peristiwa di PPU sudah ditangani aparat kepolisian dan TNI serta pemprov Kaltim. Sehinga masyarakat tidak perlu terprovokasi dengan isu-isu yang memecah belah persatuan dan kesataun.

“Kita mengimbau seluruh elemen masyarakat supaya tidak terprovokasi kejadian di tempat lain. Mari kita bergandeng tangan untuk menjaga kondusifnya Kutai Barat supaya kita bisa tenang,” ujarnya.

Isak mengaku sudah ada deklarasi damai dalam pernyataan sikap yang ditandatangani oleh seluruh pimpinan lintas organisasi yang difasilitasi Polres dan Kodim 0912 Kubar pada kamis 17 oktober. Kemudia Polri dan TNI juga menjamin keamanan seluruh masyarakat di Kalimantan Timur termasuk di Kubar hingga Mahakam Ulu.

“Kita sudah melakukan deklarasi damai di Polres dan mereka jamin keamanan masyarakat. Lalu menindaklanjuti pertemuan itu kami juga sudah mengirim draft surat edaran yang nantinya ditandatangani pak bupati untuk diteruskan kepada seluruh camat di wilayah Kubar,” katanya.

Keamaman dan ketertiban masyarakat sangat penting karena Indonesia juga akan menyongsong pelantikan presiden dan wakil presiden tanggal 20 oktober 2019.

“Makanya kita imbau supaya tetap jaga kemanan karena sebentar lagi akan ada pelantikan presiden dan wakil presiden kita,” tambah Isak.

Yang tidak kalah penting menurut Isak Pongsamma semua pihak harus meredam segala bentuk provokasi di media sosial baik ujaran kebencian mauapun berita bohong yang memperkeruh suasana.

“Jangan ikut menyebarkan berita-berita yang tidak jelas di medsos. Ada imbauan dari pak Kapolda juga supaya kita tidak boleh menyebarkan foto atau video dan hoax  di medsos yang meresahkan masyarakat,” imbuh Isak Pongsama.

Terakhir pria yang juga menjabat ketua paguyuban ikatan keluarga Toraja (IKAT) Kubar ini meminta warga tetap menjaga silaturahmi antar sesama masyarakat.

Baca Juga : Sikapi Kejadian di PPU, Puluhan Organisasi dan Elemen Masyarakat Kaltim Teken Pernyataan Jaga Perdamaian

Baca Juga : Ini Imbauan Tokoh Agama Kubar Jelang Pelantikan Jokowi-Ma’ruf

Sebelumnay Puluhan pimpinan lintas organisasi di wilayah Provinsi Kalimantan Timur khususnya Kabupaten Kubar dan Mahakam Ulu menandatangani pernyataan sikap, di Kantor Polres Kubar Kamis (17/10/2019).

Ada 5 poin yang menjadi perhatian khusus dalam pernyataan sikap tersebut.

Pertama sepakat bersama-sama untuk memelihara kamtibmas di wilayah Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu dalam rangka mendukung dan mensukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2021.

Kedua menolak cara-cara kekerasan dalam menyelesaikan setiap permasalahan dan lebih mengutamakan musyawarah mufakat.

Kemudian tidak mudah terpancing dengan beredarnya berita bohong / hoax di media sosial, media elektronik dan media cetak yang berpotensi menimbulkan keresahan, fitnah dan saling curiga diantara masyarakat.

Berikut terkait permasalahan yang terjadi di kabupaten PPU, semua pihak mendukung sepenuhnya langkah-langkah penyelesaian oleh pihak terkait, sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Terakhir sepakat untuk mengendalikan warga / anggota masing-masing agar tidak ikut campur atau intervensi dengan permasalahan yang terjadi di kabupaten PPU.

Adapun para pihak yang menandatangani pernyataan sikap itu terdiri dari unsur TNI-Polri dan pemerintah diantaranya Polres Kubar, Kodim 0912 serta Kesbangpol.

Kemudian unsur keagamaan terdiri dari FKUB, MUI, NU dan Muhamadyah, Badan Musyawarah Antar Gereja dan Yayasan Katolik Center serta Parisada Hindu Dharma Indonesia.

Berikut sejumlah organisasi pemuda, paguyuban serta pengurus ormas lokal yang jumlahnya hampir 30 organisasi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00