• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintahan

Pemkab Kubar Targetkan Raih Opini WTP Lima Kali Beruntun

17 October
22:51 2019
1 Votes (5)

KBRN, Sendawar : Sudah empat kali pemerintah kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kaltim meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan hasil pemeriksaan keuangan daerah dari Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Prestasi ini yang mau dipertahankan Pemkab Kubar untuk kali kelima secara beruntun, sejak pertama kali diraih tahun 2015 silam.

Wakil bupati Kubar Edyanto Arkan menjelaskan, dalam 4 tahun terakhir pemerintah dibawah nahkoda bupati FX.Yapan terus memperbaiki tata kelolah keuangan daerah sehingga meminimalisir penyimpangan keuangan negara. Prestasi itu kata Wabup menjadi tolak ukur sukses tidaknya program yang dijalankan pemerintah.

“Yang kami lakukan adalah mengikuti petunjuk teknis mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan serta pengawasan pembangunan. Dengan begitu seluruh OPD dapat mengetahui substansi dan tupoksi secara saksama. Sehingga hasilnya kita mendapatkan WTP sudah 4 kali beruntun,” jelas Edyanto ketika dikonfirmasi RRI di Sendawar, Kamis (17/10/2019).

Lebih jauh Edyanto mengaku jika memperoleh predikat WTP  lagi tahun 2019 yang akan diberikan tahun 2020 maka Kubar akan jadi kabupaten pertama di Kaltim yang mencapai rekor 5 kali WTP beruntun. Prestasi itu bisa jadi kado terindah duet FX.Yapan – Edianto Arkan di periode pertama kepemimpinan mereka.

“Harapan kita yang kelima bisa dapat lagi WTP. Karena kami perhatikan betul dalam proses perencanaan sampai pengawasan. Apabila kita dapat lagi yang ke-5 maka kita akan jadi kabupaten pertama yang memperoleh WTP berturut-turut. Kita yakin tahun depan sekitar maret atau april itu akan diserahkan yang tahun ini. Mudah-mudahan jadi kado kami untuk masyarakat Kubar di usia yang-20 tahun,” ujarnya.

Bupati FX.Yapan dalam beberapa kesempatan mengaku predikat 4 tahun WTP serta 3 tahun sebagai kabupaten dengan pengelolaan keuangan terbaik di Kaltim bisa terwujud karena dirinya lebih mementingkan berbuat sesuai aturan dari pada berbuat baik tapi mengabaikan aturan demi kepentingan tertentu.

“Saya tidak ada kepentingan. Kalau banyak kepentingan saya akan intervensi keuangan. Tapi kita harus lihat kebutuhan yang lebih utama. Sekarang tidak ada lagi kita berbuat baik (karena kepentingan tertentu). Siapa berbuat baik tanggung risiko. Sekarang harus berbuat sesuai (aturan). Nah karena kita sudah berbuat sesuai maka kita dapat tiga tahun berturut-turut sebagai kabupaten dengan pengelolaan keuangan terbaik dan 4 tahun WTP. Daerah lain belum karena mereka berbuat baik,” bangga FX.Yapan.

Orang nomor satu di Kubar ini mengingatkan pentinganya pengelolaan keuangan sesuai aturan dan menghindari konflik kepentingan yang merugikan masyarakat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00