• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah Tk. 2

Masyarakat Dihimbau tidak Terpancing Berit Hoax di Medsos

24 August
17:55 2019
2 Votes (5)

KBRN, Sendawar: Maraknya Berita Bohong atau Hoax yang beredar di Media sosial Facebook, Youtube dan WhatsApp akhir-akhir ini. Membuat sejumlah kalangan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) angkat bicara, karena dinilai meresahkan.

Mengingat berita bohong itu ditujukan kepada Bupati FX. Yapan, tidak hanya menyerang jabatannya sebagai Kepala Daerah, namun juga personal dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kubar tersebut.

Mirisnya, berita Hoax yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab itu, dengan cara mencatut sejumlah media masa, baik cetak maupun elektronik, seolah-olah dirilis oleh media bersangkutan.

Salah satunya,  Wakil Ketua Bidang Hukum dan Politik PDI-P Kubar, Wahyu Firanto Setiono, dimana dalam pernyataan resminya yang banyak diposting di Facebook dan disebarkan melalui pesan WhatsApp, menyampaikan bahwa Informasi sensional serta provokatif yang ditujukan kepada Bupati FX. Yapan, tidak-lah benar atau Hoax.

Bahkan, dalam tulisannya tersebut, berita bohong yang menyerang Pimpinan-nya di Partai berlambang Banteng Moncong Putih itu, telah dilaporkan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti ke-ranah hukum.

“Kami perlu kiranya menyampaikan kepada Masyarakat Kutai Barat  yang sebenar-benarnya dan sesungguhnya  bahwa Hoax (Berita Bohong) tersebut telah kami laporkan dan telah kita serahkan kepada Pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,”tulisnya

Wahyu, mengajak Warga Masyarakat Kutai Barat untuk tetap tenang dan menciptakan situasi yang kondusif.  Apalagi Hoax  saat ini termasuk salah satu penyakit sosial masyarakat, sangat meresahkan karena mengandung unsur kebencian, permusuhan, serta berpotensi memecah belah keutuhan Daerah Kutai barat dan  Bangsa.

Kami menghimbau agar Warga masyarakat jangan mudah percaya hoax 'berita bohong', yang tidak sesuai fakta, disebarkan di media sosial yang sengaja dihembuskan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk memperkeruh suasana yang sedang aman dan kondusif di Tana Purai Ngeriman, Kabupaten Kutai Barat,”himbau Wahyu, dalam tulisannya yang ditujukan kepada seluruh Masyarakat Kubar.

Tidak hanya dari kalangan Politisi, Berita Bohong ini juga, menyita perhatian Tokoh Pemuda di wilayah tersebut. Salah satunya, Ketua KNPI Kubar FX. Sumardi.

Dimana saat dikonfirmasi RRI Sendawar, Sabtu (24/8/2019) mengatakan, cara tersebut sudah mengarah pada pembunuhan karakter, untuk menjatuhkan karir politik dari Bupati FX. Yapan.

Maka itu, masyarakat terutama kaum muda sebagai pengguna dominan dan aktif media sosial, agar tidak mudah percaya dengan isu yang beredar, mencari tahu kebenaran terlebih dahulu serta bijak dalam menggunakan media sosial.

“Ini merupakan cara yang dilakukan oleh lawan-lawan Politik Pak Bupati, untuk menjatuhkan karir politik beliau. Pembunuhan karakter-lah, apalagi jelang Pilkada seperti ini. Ya kita harapkan kepada masyarakat, terutama pemuda yang aktif di Medsos, jangan mudah terpancing, dan ikut memperkeruh suasana. Kalau menerima informasi-informasi yang belum jelas, lebih baik dicari tahu dulu kebenarannya, kita ini satu, NKRI,”himbaunya.

Selain itu, Ia juga mengajak kepada elit Politik di Kutai Barat agar berpolitik secara santun, memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat dan bisa meredam kondisi yang terjadi saat ini, apalagi jelang tahun politik, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020 mendatang.

Untuk diketahui, sejumlah berita Hoax yang ditujukan Ke-Bupati FX. Yapan, beredar di Mesos diantaranya, terkait Material pembangunan Jembatan Sungai Atai yang di gunakan untuk membangun Jembatan Lakan. Termasuk Berita Hoax, Bupati Yapan jadi tersangka terkait gratifikasi penerbitan izin perkebunan sawit.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00