• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintahan

Konsekuensi Ibukota Negara Pindah,Bakal terjadi Migrasi Besar-besaran penduduk

22 August
15:56 2019
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda : Meski Ibukota Negara belum secara resmi di umumkan  RI 1 , namun dampak Efek Domino dari perpindahan tersebut di nilai akan berefek luas hingga potensi perpindahan dari para masyarakatnya , semisal dari migrasi besar- besaran dari masyarakat dari Pulau jawa ke Kalimantan Timur.

Penilaian itu di Sampaikan Walikota Samarinda Syaharie Jaang di Kompleks Balai Kota Samarinda Jln. Kusuma Bangsa, Kamis, ( 22/8/2019). Dia mengatakan, sah saja jika perpindahan masyarakat  tersebut terjadi karena prospek bekerja di Kaltim masih terbuka luas.

“ tidak ada masalah yang penting tujuan untuk maju namanya wilayah NKRI Siapa saja boleh bekerja dan berdiam di wilayah Indonesia , yang penting “tujuan” Migrasi itu untuk membangun daerah” Tegas Jaang.

Mengenai Migrasi besar- besar bakal terjadi di Ibukota Kaltim dirinya mengakui hal itu lumrah dari Konsekuensi perpindahan Ibukota Negara tersebut.

Pihaknya mengapresiasi kepada pemerintah perihal wacana pemindahan ibu kota ke Kalimantan.“Semoga itu bukan wacana saja, tetapi benar – benar direalisasikan. Jika dilihat, indikatornya Kaltim cukup memberi keyakinan akan ditunjuk sebagai ibu kota dan ini sesuai dengan feasibility study, Kaltim paling layak dijadikan ibu kota baru bagi Indonesia,” katanya.

Syaharie Jaang , meyakini multiplayer effect yang positif akan berpengaruh bagi daerah sekitarnya. Hal tersebut akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pasti kan tenaga kerja akan terserap dan perekonomian naik dan positif. Namun demikian, kita harus antisipasi dampak negatif yg akan timbul di kemudian hari juga,” Tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00