• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah Tk. 2

Anggota DPRD Kubar Periode 2019-2024 Diharapkan Tidak Melenceng dari Tupoksi Jalankan Amanah Rakyat

15 August
14:32 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sendawar: Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Periode 2014-2019, Yohanes Mas Puncan Karna, memberikan ucapan selamat kepada para anggota legislatif yang baru dilantik, masa jabatan 2019-2024.

“Selamat dan sukses dulu atas pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat, untuk masa bhakti 2019-2024. Salam sukses selalu,”ucapnya saat dikonfirmasi RRI Sendawar, mengenai pelantikan 25 wakil rakyat yang terpilih dalam agenda Pemilu serentak 2019, Kamis (15/8/2019).

Puncan Karna mengaku, masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang selama ini belum terselesaikan dimasa jabatan anggota DPRD Kubar sebelumnya, dengan harapan para wakil rakyat yang telah terpilih dan dilantik periode lima tahun ke-depan, dapat melanjutkan dan menyelesaikan PR tersebut bersama Pemerintah Daerah, seperti Pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ), kemudian memperbaiki angka kemiskinan termasuk Program-program lainnya.

Sementara disinggung mengenai, banyaknya waja-wajah baru yang menduduki kursi DPRD Kubar periode kali ini. Puncan Karena menilai, itulah cerminan pilihan dan harapan dari masyarakat, meninginkan yang lebih muda, enerjik dan idealis terhadap apa yang dicita-citakan untuk Kutai Barat kedepan.

Kendati demikian, Politisi PDI Perjuangan itu, mengingatkan kepada Anggota DPRD Kubar yang baru dilantik, agar tidak melenceng dari Tugas dan Fungsi lembaga dalam menjalankan amanah masyarakat, guna menyukseskan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

“Pertama mengenai Fungsi Anggaran, ini perlu diperhatikan oleh teman-teman, menyesuaikan visi dan misi Pemerntah. Sehingga dalam penyusunan anggaran bersama Pemerintah Kutai Barat tidak bias. Terutama dalam penyusunan RPJMD teman-teman harus jeli agar tidak mubasir. Yang keduakan tentang legislasi, pembentukan Perda. Mungkin kelemahan kami selama ini kurang menpassing Pemerintah untuk menurunkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah, Peraturan Bupati, Instruksi Bupati dan lain sebagainya, ini juga nanti terkait anggaran teman-teman juga harus jeli,”tandasnya.

Teramasuk Fungsi terakhir, lanjut Puncan Karena, yakni, mengenai Pengawasan, dimana DPRD diharapkan selalu berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai kaki tangan Kepala Daerah, dalam memberikan rekomendasi.

“Ya kita tidak mengawasi secara langsung seperti mengawasi Proyek. Nah kalau menerima laporan dari masyarakat saya kira sah-sah saja, terkait dengan proyek atau program. Tetapi bukan berarti kita langsung kepada kegiatan tersebut. Ini yang sering terjadi selisih paham, sehingga kita perlu kembali ke-OPD terkait. Ini hal-hal yang penting, jangan sampai teman-teman melenceng dari tugas itu,”lanjutnya.

Puncan Karna menegaskan, meski sudah tidak lagi menjadi wakil rakyat, namun Ia tetap berusaha berbuat untuk Kutai Barat, baik melalui jalur organisasi, terutama melalui Jalur Partai mengingat masih ada Fraksi yang merupakan tangan Partai di DPRD Kubar dalam menyalurkan aspirasi Masyarakat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00