• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Jadi Objek Temuan BPK, Pemprov Kaltim Hibahkan Sejumlah Aset Kepada Pemkab Kubar

19 July
15:10 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sendawar: Gubenur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Iran Noor dan Bupati Kutai Barat (Kubar) menandatangani Berita Acara Serah Terima Barang Milik Daerah Provinsi Kaltim kepada Pemkab Kutai Barat, dalam momen Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-26 tingkat Provinsi, di Taman Bdaya Sendawar (TBS), Kabupaten Kubar, pada tanggal 18 Juli 2019.

Berkaitan hal itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kubar, Sahadi saat dikonfirmasi RRI Sendawar, Jumat (19/7/2019) menjelaskan, proses hibah dilakukan, mengingat aset tersebut kerap menjadi objek temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), seperti Kantor Bupati Lama, UPT. Uji Kir, Puskesmas dan Perumahan Korpri di Kecamatan Melak, serta Balai Latihan Kerja (BLK) di Kampung Keay Kecamatan Damai.

“Aset-aset itu antara lain, Kantor Bupati lama, UPT. Uji Kir, Puskesmas, lokasi Perumahan Korpri, dan Gedung PKK di Kecamatan Melak, kemudian BLK yang di Keay. Itu sebelumnya memang milik Provinsi, sehingga pencatatan kita susah, dan menjadi objek temuan BPK, karena Provinsi mencatat kita juga Mencatat dan mereka kena temua BPK juga, sehingga mereka juga merasa bertanggung jawab terhadap aset itu,”jelasnya

Menurut Sahadi, secara administrasi, sebelumnya, untuk aset tanah memang milik Kabupaten Kutai Barat melalui proses hibah oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara seiring dengan Pemekaran Kabupaten kubar, 19 tahun silam. Sedangkan aset bangunannya milik Pemerintah Provinsi Kaltim, sehingga hal itulah yang menjadi persoalan oleh BPK selama ini.

Namun melalui Proses hibah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun 2019, semua aset baik tanah maupun bangunan sudah resmi menjadi milik Kabupaten Kutai Barat.

“Seperti Kantor Bupati di Melak itu, yang Kantor Bupati lama. Itu asetnya, untuk Tanah, tanah itukan memang sudah dihibahkan Kutai Kartanegara ke-kita, jadi pencatatannya oleh kita, nah bangunannya itu yang masih milik provinsi. Nah sekarang secara resmi sudah beralih ke-Kita, jadi pencatatannya resmi di kita. Nanti melalui berita acara itu, sebagai dasar kita,”ungkapnya.

Sahadi menegaskan, untuk semua aset yang dihibahkan tersebut, akan difungsikan sesuai rencana peruntukan, diantaranya Kantor Bupati Lama di Kecamatan melak yang akan difungsikan sebagai Terminal angkutan Darat. Kemudian BLK di Kampung Keay sudah dianggarkan untuk melanjutkan Pembangunannya yang sempat tertunda, di tahun 2020 mendatang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00