• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintahan

Pemerintah Pusat Beri Sinyal Positif Kaltim Ibukota Negara

16 July
14:37 2019
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda : Provinsi Kalimantan Timur mengantongi dukungan penuh sejumlah Kementerian di tingkat Pusat terkait rencana Pemindahan Ibukota Negara.  Hal ini diungkap Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dapil Kaltim Hetifah Sjaifudian Selasa (16/7/2019).

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian kepada awak media mengakui dukungan terhadap Kaltim cukup besar mengingat dari segi pendekatan teknokratis (pertimbangan sisi teknis) Provinsi Kaltim menjadi wilayah yang paling ideal sebagai Ibukota Negara Indonesia yang baru.

Namun demikian PR bagi Provinsi Kaltim selanjutnya ialah menyatukan suara rakyat yang saat ini masih belum kompak. Padahal, selain melihat pertimbangan teknokratis pemerintah pusat juga mempertimbangkan segi politis dan partisipasi publik.

DPR RI lanjut Hetifah berharap ada semacam pertemuan yang memfasilitasi keinginan rakyat sehingga diketahui apa yang membuat sebagian masyarakat Kaltim menolak rencana ini.

“Bisa dijamin infonya. Memang Kaltim-lah pilihannya. Tapi kalau keputusan akhir, tentu saja bukan hanya pertimbangan teknokratis. Kita berharap kalau tidak ada dukungan yang kuat dari rakyat, lebih baik [ibu kota] jangan [dipindah ke Kaltim]. Karena level of acceptance policy-nya akan rendah,” sebutnya.

Sementara itu, Kaltim Inisiatif Forum melalui Sekretarisnya Syaparuddin menyatakan dilevel pimpinan dan sejumlah tokoh masyarakat rencana ini mendapatkan dukungan penuh. Dalam beberapa diskusi yang digelar para pakar dan tokoh masyarakat sepakat pemindahan Ibukota ke Kaltim memberi multiplayer effect yang positif bagi pembangunan di Kaltim sebagai daerah penghasil devisa terbesar di Tanah Air.

"Kalau selama ini kan Kaltim kesannya kurang mendapat perhatian. Dengan Ibukota dipindahkan ke Kaltim Kita yakini pembangunan menjadi lebih baik dan perekonomian semakin berkembang pesat. Info terakhir dari Bappenas, Kaltim menjadi Provinsi yang paling ideal sebagai Ibukota Negara Baru", ungkap Syaparuddin.

Seperti diwartakan, terdapat dua provinsi yang terpilih sebagai kandidat kuat ibu kota negara Indonesia yakni Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng). Hetifah memastikan DPR RI akan berjuang agar Kaltim tidak bernasib sama dengan ibu kota Negara lain dimana pembangunan berjalan mangkrak.

"Mungkin kita harus bertemu. Baik pemerintah provinsi, DPRD, maupun masyarakat,” pungkas Hetifah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00