• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosial dan Budaya

Dua Petugas PMK Samarinda Jadi Korban Luka Bakar dan Pemukulan

15 July
09:09 2019
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda: Dua pertugas pemadam kebakaran menjadi korban luka bakar dan pemukulan warga saat menjalankan tugas memadamkan api di Jalan Merak Rt-21 Keleurahan Bandara Kecamatan Sungai Pinang.

Ke-2 Korban tersebut  masing –masing dari PMK Rajawali dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda atas nama Hery. 

Selain itu , akibat musibah kebakaran yang terjadi di Samarinda pada Minggu malam(14/7/2019), menyebabkan 10 Kepala Keluarga atau 40 jiwa kehilangan tempat tiggal.

Kepala Bidang Proteksi dan Penyuluh Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda H.Makmur Santoso kepada RRI di Samarinda mengatakan, kebakaran itu telah menghanguskan 4 bangunan yang terdiri dari  2 rumah 4 pintu, 1 ruko terdiri 4 pintu,1 ruko 2 pintu dan 2 unit motor. 

Makmur mengatakan, api baru bisa dikuasai 1 jam 50 menit setelah adanya bantuan diantaranya dari  satuan PMK-PMK swasta , Satuan Balakarcana, Relawan Gabungan  Samarinda dan satuan pengaman dari TNI dan Polri. Makmur mengaku sangat kecewa terhadap warga, karena disaat  petugas melaksanakan tugas mulia ini ada saja warga ayng melakukan pemukulan.  

“Koban yang luka 1 orang petuga PMK  Rajawali luka terbakar dan satu korban pemukulan dari warga  terhadap petugas kami yang bernama Heri, jadi penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan pihak berwajib, kami kurang lebih menurunkan sebanyak 15 unit pemadam kebakaran.” kata Makmur 

Mengenai warga yang telah melakukan pemukulan, pihaknya masih mencari pelaku tersebut untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.  

Tidak ada korban jiwa meninggal, namun ada warga dan petugas  menjad korban pemukan dan pingsan dalam insiden kebakaran tersebut. kerugian ditaksir ratusan juta rupiah, penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.tegasnya     

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00