• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintahan

KPAID : Anak Kaltim Jadi Korban Eksploitasi Jalanan

13 July
09:17 2019
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda : Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah atau KPAID Kota Samarinda sesalkan masih ringannya hukuman bagi para koordinator yang mengeksploitasi anak dibawah umur di jalan raya .

 

Ketua KPAID Samarinda adji suwingnyo mengatakan saat ini hukuman yang diberikan oleh pemerintah masih tindak pidana ringan atau tipiring padahal bisa dikenakan sanksi lebih berat melalui Undang-Undang perlindungan anak atau perdagangan orang agar dapat memberikan efek jera kepada para koordinator yang  membiarkan anak dibawah umur  berjualan, mengemis hingga melakukan pemukulan jika tidak menurut .

 

“ makanya ketika mereka itu ditangkap jangan tiping harusnya bisa dikenakan UU Perlindungan Anak atau bisa juga perdagangan orang biar gak ngulang lagi ”, Ungkap Adji.

 

Adji Suwingnyo yang juga merupakan koordinator wilayah Kaltim Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Perlindungan Anak, Kementerian Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak RI minta ketegasan pemerintah untuk tidak membiarkan generasi muda Kaltim untuk turun ke jalan mengais rezeki. Hal ini penting agar anak kaltim yang masih dibawah umur tidak menjadi korban eksploitasi dari para koordinator .

 

“ harusnya Pemerintah hadir dan jangan dibiarkan begitu saja kasian mereka masih kecil udah cari uang dan dipukul kalo bicara sama orang atau bawa uang sedikit ” Pungkas salah satu pendiri Yayasan Borneo Insan Mandiri ini .

 

Lebih lanjut Adji mengajak semua pihak pada momentum hari Anak 23 Juli 2019 mendatang untuk bersama-sama menyayangi dan penuhi 31 hak anak. Anak terang Adji adalah titipan Tuhan untuk dirawat, dijaga dan dicintai sepenuh hati .

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00