• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintahan

Tinjau Lokasi Batalyon Infantri 615 di Kubar, Kasum TNI: Pembangunan Kita Mulai Tahun 2020

16 June
22:16 2019
1 Votes (5)

KBRN, Sendawar: Menggunakan Helikopter, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jendral TNI Joni Supriyanto didampingi Kasdam VI Mulawarman Brigjen TNI Richard Tampubolon dan rombongan mendarat di area Heliped atau landasan Helikopter PT. Gunungbayan Pratamacoal Block Dua, di Kecamatan Jempang Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Minggu (16/6/2019), sekitar Pukul 09.30 wita.

Kedatangan Jendral Bintang Tiga dan romobgan TNI ini, disambut Bupati Kubar FX. Yapan, Dandim 0912 Letkol Infantri Anang Sofyan Effendy, Kapolres AKBP. I Putu Yuni Setiawan, Perwira dan Anggota Kodim dan Polres Kubar, serta manajemen perusahaan PT. Gunungbayan Pratamacoal Block Dua.

Dalam rangka meninjau langsung bebrapa fasilitas dan lahan untuk pembangunan Batalyon Infantri 615 di Kem Baru, Kecamatan Jempang Kabupaten Kubar, yang dihibahkan PT. Gunungbayan Pratamacoal Block Dua kepada Mabes TNI, seluas 5.000 hektare.

Usai meninjau beberapa titik mulai dari Mes hingga Lokasi Pembangunan Batalyon Infantri 615, Letjen TNI Joni Supriyanto kepada sejumlah awak media mengatakan, lokasi yang ada cukup Ideal, bagus dan cukup luas untuk membuat tempat lahitan prajurit. Dipastikan pembangunannya akan di mulai tahun 2020 mendatang.

“Cukup Ideal dan cukup bagus untuk membuat tempat lahtihan Tentara, luas areanya cukup. Jadi tahun depan itu rencananya akan dibangun Batalyon Infantri 615 disini. Menggunakan areal yang kita dapatkan dari PT.Gunungbayan. Harapan kita setelah dibagun Batalyon disini, ada tempat latihannya dan menjadi markas Tentara yang cukup potensial untuk pengembangan kekuatan yang ada di Kalimantan Timur,”katanya

Sementara itu, Bupati FX. Yapan, menyampaikan trimakasih atas Komitmen dari TNI untuk membangun Batalyon tersebut, mengingat hal itu sangat dibutuhkan masyarakat guna menjaga keamanan Wiayah.

Terkait pembangunan Batalyon yang direncanakan mulai tahun depan, Ia menegaskan hal itu Murni dilakukan oleh Mabes TNI. Namun demikian Pemerintah Daerah tetap mendukung, salah satuya terkait pembangunan infrastruktur jalan.

“Tadi Pak Kasum berjanji tahun 2020 nanti sudah mulai membangun apa kekurangan-kekurangannya, memperbaiki fasilitas yang ada dan itu murni anggaran mereka khusus untuk pembangunan Batalyon ini. Kecuali kalau infrastruktur jalannya, nah itu kita bisa sharing. Jadi kalau untuk bangunan-bangunan yang lain, itu Mabes TNI,”tegasnya

Terpisah Kepala Teknik Tambang PT. Gunungbayan Pratamacoal Block Dua Yuris Syarudin menjelaskan Total lahan yang dihibahkan kepada Mabes TNI seluas 5.000 hektare. Namun untuk penyerahan lahan tidak dilakukan sekaligus, atau diberikan secara bertahap.

“Jadi sekarang masih tahap satu yang sudah dihibahkan, sekitar 1.700 hektare. Jadi 5.000 hektare itu secara bertahap, karena disitukan masih ada lahan-lahan yang menjadi jaminan reklamasi, harus kita reklamasi dulu, kemudian yang dari masyarakat dan harus kita kembalikan ke masyarakat. Jadi kita bertahap,”jelasnya

Ditambahkan, untuk tahap kedua saat ini dalam proses. Dimana dalam tahap ke-dua tersebut, Perusahaan akan menghibahkan sekitar 1.300 hektare, ditargetkan tahun 2020, mengingat di tahun yang sama Mabes TNI mulai membangun tahap awal.

“Kalau Tahap ke-dua, kita targetkan tahun depan, kalau secara keseluruhan kita ditargetkan secepatnya,”tambah Yuris

Untuk diketahui, sebelumnya Batalyon yang akan dibangun di Kutai Barat tersebut menggunakan Kode Kesatuan 612. Namun usai peninjauan, Kasum TNI Letnan Jendral TNI Joni Supriyanto menyatakan Kode Kesatuan yang akan digunakan yakni 615 (Batalyon Infantri 615), Karena 612 memiliki sejarah sendiri.

Kemudian setelah dibangun nantinya, Batalyon Infantri 615 akan diperkuat sekitar 700 lebih anggota (1 Batalyon) untuk penugasan pengamanan Wilayah termasuk Daerah Perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00