• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah Tk. 2

Warga Desa Santan Tengah Protes Pengeboran Air Tanpa Izin

24 April
13:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Kutai Kartanegara : Masyarakat Desa Santan Tengah di Kabupaten Kutai Kartanegara Selasa (23/4/2019) Siang melakukan aksi damai sebagai bentuk protes kepada Pemerintah Kecamatan Marangakayu dan pihak Polsek setempat yang dinilai melakukan pembiaran terhadap program pembuatan sumur bor air bersih di wilayahnya.

Sedianya pembuatan sumur bor air bersih merupakan program dari Desa Santan Ilir yang kemudian menuai banyak kecaman dari warga pasalnya lokasi kegiatan berada di wilayah Desa Santan Tengah. Konflik kian memuncak saat alat bor tiba di Desa Santan Tengah pada Minggu (20/4/2019) Malam tanpa tanpa ada izin dan koordinasi ke pihak pemerintah desa, kecamatan dan polsek.

Menanggapi protes ini Dinamisator Jaringan Advokasi Tambang atau JATAM Kaltim Pradarma Rupang kepada RRI mengatakan persoalan utama yang terjadi antara Desa Santan Ilir dan Desa Santan Tengah dilatarbelakangi kondisi kesulitan air bersih di dua desa tersebut. Jatam meminta Pemerintah secara tegas mengevaluasi dan memberikan sanksi kepada Perusahaan Pertambangan yang berdasarkan pantauan Jatam menjadi sebab hilangnya sumber air bersih di Kecamatan Marangkayu.

"Kondisi sekarang Mereka harus mencari sumber air bersih yang hanya ada di Desa Santan Tengah. Nah ini adalah krisis yang diciptakan Pemerintah sebab wilayah-wilayah yang harusnya menjadi sumber air sekarang sudah dimonopoli tambang. Ini adalah konsekuensi dari bagaimana proses kebijakan izin itu tidak berkonsultasi kepada publik atau warga yang berada di lingkar tambang", terang Rupang.

Sementara itu Ketua Badan Permusyawaratan Desa Mansur mengakui kedatangan alat bor air secara tiba-tiba cukup memantik kemarahan warga yang merasa hak ulayatnya telah dilanggar.

“Hal ini jelas bertentangan dengan PERDES Desa Santan Tengah No. 6 Tahun 2018 tentang tata ruang desa dan pencegahan polusi lingkungan”, ungkap Mansur.

Untuk itu Masyarakat dan Pemerintah Desa Santan Tengah mengajukan tiga tuntutan antara lain : Menolak adanya pengeboran air di Desa Santan Tengah Meminta agar alat berat yang ada dilokasi tersebut untuk diangkat atau dipindahkan serta meminta kepada pemerintah kecamatan Marangkayu untuk menegaskan batas Wilayah desa sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh BPN Kabupaten Kutai Kartanegara.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00