• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemerintahan

8 TPS di Kutai Kartanegara Gelar Pemilu Susulan

18 April
11:04 2019
0 Votes (0)

KBRN, Kutai Kartanegara : Sebanyak 1.675 warga yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di Kabupaten Kutai Kartanegara belum menyalurkan hak suara di Pemilu 2019 pada Rabu 17 April Kemarin. Para pemilih terpaksa harus mengikuti Pemilu susulan akibat keterlambatan penyaluran logistic ke wilayah mereka.

Ketua KPU Kukar Erlyando Saputra kepada RRI Kamis (18/4/2019) mengakui penundaan pelaksanaan pemilu terjadi di 8 TPS yang berada di dua Kecamatan yakni Kecamatan Tabang dan Kecamatan Marangkayu. Keterlambatan distribusi logisltikpemilu membuat pelaksanaan pencoblosan di dua wilayah tersebut tidak dapat dilakukan dihari H tanggal 17 April.

Hingga kini KPU Kutai Kartanegara menurut Erlyando Saputra belum mengetahui kapan pelaksanaan Pemilu Susulan sebab masih menunggu keputusan dari KPU baik dari tingkat Provinsi maupun Pusat.

“Sesuai aturan masih ada waktu hingga 10 hari ke depan. Kita meminta maaf kepada para pemilih tetapi ini diluar kemampuan kami sebagai penyelenggara. Keterlambat ini murni karena penyaluran logistik pemilu karena konsorsium perusahaan percetakan dan ekspedisinya yang baru sampai Rabu (17/4/2019) Malam.

Lokasi 8 TPS berbasis DPTb yang belum melaksanakan Pemilu kemarin memang merupakan kecamatan paling jauh di Kutai Kartanegara, yakni tujuh TPS berada di 4 desa Kecamatan Tabang. Dan satu TPS lagi berada di Desa Semangkok, Kecamatan Marangkayu yang berada di areal perusahaan.

KecamatanTabang

-Desa Gunung Sari (TPS 7: 97 pemilih)

-Desa Buluq Sen (TPS 4: 296 pemilih), (TPS 5: 292 pemilih), (TPS 6: 268 pemilih)

-Desa Umaq Dian (TPS 3: 295 pemilih), (TPS 4: 301 pemilih)

-Desa Tabang Lama (TPS 2: 55 pemilih)

Kecamatan Marangkayu

-Desa Semangko (TPS 12: 71 pemilih)

Total Pemilih Tambahan : 1. 675 pemilih

Sumber KPU Kutai Kartanegara.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00