• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosial dan Budaya

Kemenag Kaltim : Jangan Gunakan Tempat Ibadah untuk Kampanye

18 January
07:53 2019
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda : Kementerian Agama Kalimantan Timur menghimbau agar para tokoh agama maupun calon legislatif dan tim sukses tidak menggunakan rumah ibadah sebagai tempat untuk kampanye.

Kepala Kantor Perwakilan Kementerian Agama Kalimantan Timur Sofyan Noor di Samarinda, Kamis (17/01/2019) mengatakan, selain itu tokoh agama juga dihimbau untuk tidak menjadikan ayat Alquran untuk berpolitik.

Hal tersebut untuk menciptakan suasana kampanye pemilu yang damai, khususnya di Kalimantan Timur menjelang pesta demokrasi 17 April mendatang.

"Kemarin sudah saya sampaikan yang pertama, para tokoh agama atau orang-orang dari Kementerian Agama jangan menggunakan ayat-ayat Alquran atau ayat agama dalam kepentingan politik sesaat, yang kedua jangan menggunakan fasilitas agama, seperti mesjid, mushalla, rumah-rumah ibadah untuk kepentingan politik atau kampanye, gunakan pemilu ini sebagai pesta demokrasi yang penuh keceriaan, kegembiraan, dan yang ketiga terpenting janganlah golput karena itu tidak untuk demokrasi" ujar Sofyan. 

Diketahui dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum PKPU Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu menjelaskan larangan dan Sanksi. 

Dimana pada Bab VIII pasal 69 ayat 1 huruf h PKPU Nomor 23 tahun 2018, pelaksana, peserta dan tim kampanye pemilu dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan. 

Dimana sanksinya berupa peringatan tertulis maupun penghentian kegiatan kampanye. (jd) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00