• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi dan Bisnis

UMK Kubar Tahun 2019 Diusulkan Naik 9,2 Persen Dari Tahun 2018

23 November
11:59 2018
0 Votes (0)

KBRN, Sendawar: Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) telah  menyampaikan rekomendasi kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2019,  kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berdasarkan peningkatan inflasi Nasional sebesar 8,03 persen, dan inflasi di Kubar yang mencapai 9,23 persen.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kubar Silan, mengatakan usulan kenaikan UMK ini merupakan hasil rapat bersama Dewan Pengupahan Kubar yang mendapat persetujuan Bupati FX Yapan, dan direkomendasikan untuk meminta persetujuan Gubernur Kaltim.

 “Sudah direkomendasikan UMK naik menjadi Rp3.050.000. Sekarang surat rekomendasi sedang dibawa ke provinsi,” katanya kepada RRI Sendawar, Kamis (22/11/2018).

Dijelaskan, dari UMK Kubar tahun 2018 sebear Rp2.792.399 terjadi kenaikan Rp257.601. Sehingga UMK Kubar tahun 2019 menjadi Rp3.050.000 atau meningkat 9,2 persen.

"Besaran UMK tahun 2018 itu berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor: 561/K.796/2017 Tentang Penetapan Upah Minimum Kabupaten Kutai Barat Tahun 2018. Nah kita optimis yang kita usulkan untuk tahun depan juga akan disetujui Pemprov Kaltim,” ujarnya.

Silan menambahkan, jika usulan kenaikan UMK tersebut telah disetujui, maka besaran UMK Kubar paling tinggi di Kaltim. Sekalipun aspirasi yang disampaikan oleh Serikat Pekerja dalam rapat bersama, belum terpenuhi. Dengan usulah sebesar Rp3,2 juta perbulan.

Kenaikan UMK tersebut, Tegasnya, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 23 Oktober 2015. Bunyi Pasal 4 ayat 2 dalam PP ini menyebutkan penghasilan yang layak sebagaimana dimaksud diberikan dalam bentuk Upah dan pendapatan non upah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00