• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah Tk. 2

Pemkab Kutai Barat Bentuk Taman Hutan Raya

21 November
20:10 2018
0 Votes (0)

KBRN, Sendawar: Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah (Setda) setempat saat ini tegah mengupayakan pembentukan Taman Hutan Raya (Tahura) di Wilayah tersebut.

Kepala Bagian SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Kubar Abimael kepada RRI Sendawar, Rabu (21/11/2018) menjelaskan, kegiatan ini dilakukan berdasarkan kewenangan Kabupaten/Kota dibidang kehutanan sejalan dengan peralihan kewenangan Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR).

“Kegiatan ini berawal dari kewenangan Kabupaten/Kota dibidang kehutanan tentang hutan rakyat. Lalu yang kedua ada dana DBH-DR yang selama ini jadi kewenangan Provinsi, tetapi setelah tahun 2016, itu menjadi kewenangan Kabupaten/Kota. Sehingga dari dana itu dilakukanlah kegiatan yang mengelola kegiatan dibidang kehutanan, salah satunya adalah Taman Hutan Raya ini,”jelasnya.

Ditambahkan, Taman Hutan Raya merupakan kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa yang alami atau bukan alami, jenis asli atau bukan asli, yang dimanfaatkan bagi kepentingan umum dengan tujuan penelitian, ilmu pengetahuan dan pendidikan. Termasuk sebagai fasilitas yang menunjang budidaya, budaya, pariwisata dan rekreasi.

Menurut Abimael, dalam upaya pembentukan Tahura di Kabupaten Kutai Barat, pihaknya sudah melakukan pertemuan beberaapa kali dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait termasuk dengan pihak konsultan dari Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda-Kalimantan Timur (Kaltim).

Bahkan saat ini sudah ditetapkan 3 Kampung di Kabupaten Kutai Barat yang nantinya akan diseleksi sebagai lokasi Tahura seperti di Kawasan Hutan Adat Kampung Penarong Kecamatan Bentian Besar, kemudian di Kawasan Cagar Alam Kersik Luway Kampung Sekolaq Darat Kecamatan Sekolaq Darat dan di Hutan Lindung Kelian Lestari Kampung Tutung Kecamatan Linggang Bigung.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00