• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Hiburan dan Gaya Hidup

Partisipasi Masyarakat Kubar Ikut Posyandu Masih Rendah

22 October
16:17 2018
0 Votes (0)

KBRN, Sendawar : Posyandu merupakan kegiatan kesehatan dasar yang diselenggaran dari, oleh dan untuk Masyarakat yang dibantu petugas kesehatan dengan tujuan diantaranya menurukan Angka Kematian Bayi, Ibu Hamil dan Nifas, membudayakan Norma Kelaurga Kecil yang Bahagia Sejahtera (NKKBS) serta meningkatkan peran serta masyarakat untuk mengembangkan kesehatan dan KB termasuk kegiatan lain yang menunjang tercapainya masyarakat sehat dan sejahtera.

Sayangnya kegiatan Posyandu ini belum mendapat respon positif dari Masyarakat di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Demikian dikatakan Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kubar Rahmayani John kepada RRI Sendawar, Senin (22/10/2018).

Saat ini menurut Rahmayani, tingkat Partisipasi Masyarakat dalam kegiatan Posyandu hanya berkisar 49,43 persen. Selebihnya enggan datang dengan alasan kesibukan termasuk masalah pemahaman masyarakat yang masih minim tentang pentingnya kegatan posyandu itu sendiri.

“Jadi kadang-kadang selesai imunisasi mereka tidak mau datang, jadi untuk meningkatkan itu yang kita harus kerja keras, supaya masyarakat itu mau datang walaupun sudah selesai imunisasi.

Selama ini, salah satu pengaruhnya ada ibunya yang bekerja, ada juga yang keladang. Mungkin juga menurut mereka “kurang menarik karena pelayanan seperti itu saja” seolah-olah hanya pelayanan, padahalkan mereka harus menimbang, rutin melihat perkembangan, pertumbuhan anak mereka,”ungkapnya.

Disinggung mengenai data Posyandu di Kubar saat ini, Rahmayani menyebutkan terdapat 242 Posyandu dengan kategori 17 Posyandu Pratama, 76 Posyandu Madya, 126 Posyandu Purnama dan 23 Posyandu Mandiri.

Sedangkan untu Kader Posyandu yang aktif terdata sebanyak 1.185 orang tersebar di 16 Kecamatan di Kutai Barat dengan jumlah rata-rata per Kecamatan sebanyak 25 hingga 125 orang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00