Terkait Kasus Korupsi di Didukcapil 2008, Dua LSM Praperadilankan Kajari Klaten

Rabu, 14/03/2018 21:58

KBRN, Surakarta: Dua Lembaga Swadaya Masyarakat&nbsp; (LSM) di Kabupaten Klaten masing-masing Masyarakat&nbsp; Anti Korupsi Indonesia (Maki) dan Pengembangan&nbsp; Usaha Sosial dan Kontrol ( Pusoko) mengajukan&nbsp; Praperadialan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri&nbsp; Klaten.<br /><br />Berkas pengajuan praperadialan disampaikan kepada&nbsp; Pengadilan Negeri Klaten, Rabu (14/3/2018). Adapun pokok masalah yang diajukan terkait SP3 (Surat&nbsp; Perintah Penghentian Penyidikan) yang dikeluarkan&nbsp; Kejaksaan Negeri Klaten terhadap tersangka Prof. Dr.Danag Parikesit.<br /><br />"Hal ini dalam kasus dugaan tindak pidana&nbsp; korupsi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, (Dispendukcapil)," ungkap Ketua Maki Arif Sahudi&nbsp; kepada wartawan di Klaten. <br /><br />Dikatakannya, berdasarkan analisa yang dilakukannya bahwa penerbitan SP3 terhadap Danang Parikesit itu mengalami cacat firmil maupun materiel.<br /><br />&nbsp;Didalam&nbsp; pertimbangan putusan dalam&nbsp; terpidana Sarjono&nbsp; (Mantan Kepala Dinas Dukcapil) secara jelas&nbsp; dikatakan bahwa Sarjono itu melakukan tindak&nbsp; pidana korupai tidak sendiri, tetapi&nbsp; bersama-sama dengan Danang Parikesit.<br /><br />"Dengan fakta-fakta yang dimiliki itu, pihaknya akan menguji kasus itu di Pengadilan untuk penegakan&nbsp; hukum secara adil. <br /><br />Dikatakan, SP3 terhadap Danang&nbsp; Parikesit dikeluarkan oleh Kejaksaan Negeri&nbsp; Klaten dengan nomor 1253 tahun 2015," jelasnya.<br /><br />Sedangkan Sarjono sendiri telah divonis tiga tahun&nbsp; oleh Pengadilan Tipikor Semarang pada tahun 2015 lalu. Kasusnya pada&nbsp; proyek&nbsp; Swakelola Pemutahiran&nbsp; Data Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten&nbsp; Klaten tahun 2008 senilai Rp 3,8 M. Adam/MI