• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

CILACAP

Mayat Laki-Laki Menggendong Tas Berisi Batu, Ditemukan di Pantai Teluk Penyu

26 February
16:03 2020
1 Votes (2)

KBRN, Cilacap : Seorang mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di pantai Teluk Penyu Cilacap pada Rabu (26/2/2020) siang. Mayat laki-laki ini terlihat mengapung di bibir pantai Teluk Penyu sekitar areal 70, atau diantara trek dam ke 2 dan trek dam ke 3 dari arah selatan.

Mayat laki-laki tersebut memakai kaos warna biru, jaket hitam plisir biru, celana jeans warna biru, dengan tinggi kurang lebih 165 cm, dan berat 70 kg. Mayat ini juga menggendong tas hitam dan memakai sepatu warna coklat.

Petugas Parkir di Pantai Teluk Penyu Nur Jaya (64) mengatakan jika mayat laki-laki tersebut diketahui sekitar pukil 12.30 WIB. Diketahui pertama kali oleh dua orang pemuda, yang sedang berjalan di sekitar pantai. Melihat ada orang yang mengapung, pemuda tersebut langsung menarik ke darat.

"Terlihat 4-6 meter itu mayat orang, jadi langsung ditarik ke darat," katanya.

Melihat ada mayat yang ditemukan, dia kemudian melaporkan kepada petugas Kodim 0703 Cilacap dan petugas Pos Areal 70. 

Nur menambahkan jika mayat laki-laki itu mengenakam celana panjang, sepatu, jaket biru. Tangannya pun diikat dengan tali rafia warna hitam.

"Tapi tadi saya lihat tangannya diikat tali rafia hitam, badannya juga diiket tali rafia, belakangnya ada tasnya. Tapi saya tidak mengecek identitasnya ada atau tidak, karena yang penting sudah melaporkan ke petugas," ujarnya.

Petugas dari Kepolisian Resor Cilacap dan juga Basarnas melakukan evakuasi terhadap jasad mayat dan selanjutnya dibawa ke kamar mayat RSUD Cilacap untuk dilakukan visum. 

Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Dery Agung Wijaya melalui Kasatreskrim AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan tidak ada identitas yang ditemukan pada mayat laki-laki tersebut.

Kasat juga membenarkan jika pada mayat laki-laki tersebut juga menggendong tas hitam berisi batu dan tangan terikat dengan tali rafia. Meskipun demikian, pihaknya belum memastikan mayat tersebut korban pembunuhan atau bunuh diri.

"Kami belum bisa menyimpulkan, dan masih melakukan pemeriksaan terhadap mayat tersebut, dan penyelidikan," katanya.

Untuk memastikan penyebab kematian mayat tersebut, petugas akan melakukan otopsi di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto.

"Untuk memastikannya akan diotopsi di RSUD Margono Purwokerto," katanya. (RT)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00