• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BUDAYA

Prosesi Kirab Pusaka di Banyumas Berlangsung Meriah

16 February
15:16 2020

KBRN, Purwokerto : Jalanya prosesi kirab 4 pusaka besar dalam rangkaian Hari Jadi Banyumas ke-449, Minggu (16/2/2020) berlangsung meriah. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 14.00 WIB.

Empat pusaka besar yang dipertontonkan kepada masyarakat yakni tombak Kiai Genjring, keris Kiai Gajah Endro, Keris Kiai Nalapraja, dan Kitab Stambul. Untuk menggelar prosesi Kirab, ruas jalan Jenderal Sudirman ditutup bagi kendaraan sejak sekitar Pukul 08.00 WIB.

Prosesi kirab pusaka menarik perhatian dari berbagai elemen masyarakat. Banyak warga yang datang baik dari Banyumas maupun luar Banyumas untuk menyaksikan jalanya prosesi kirab pusaka secara langsung. Mereka telah mulai memadati sepanjang jalan jendral sudirman sejak sekitar pukul 08.00 WIB.

Kirab dimulai dari Pendapa Wakil Bupati menuju Pendapa Si Panji yang berjarak lebih kurang 3 km. Meskipun cuaca cukup terik, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat peserta maupun masyarakat untuk memeriahkan acara.

Salah seorang peserta yang juga menjabat sebagai Direktur Perumdam Tirta Satria Banyumas, Agus Subali mengaku ikut berbahagia dengan datangnya hari jadi Banyumas yang ke-449.

“Semoga masyarakat Banyumas bisa semakin maju dan sejahtera, serta target yang ditetapkan pemerintah dapat tercapai,” katanya.

Sementara itu, salah seorang penonton , Tursin dari Karangnanas kecamatan Sokaraja Kabupaten banyumas mengatakan, dirinya telah hadir untuk menyaksikan jalanya prosesi kirab sejak pukul 10.00 WIB.

“Tahun ini meriah sekali, saya merasa kagum dengan banyaknya corak batik banyumasan yang dipakai oleh peserta,” ujarnya. Di ulang tahun yang ke-449 ini, dirinya berharap semoga potensi produk lokal yang ada di Banyumas dapat lebih tergali dan terpublikasi.

Selain Kirab Pusaka, sebelumnya telah dilaksanakan beberapa kegiatan dalam rangka menyambut hari jadi Banyumas ke-449. Diantaranya Jumat (14/2/2020) telah dilaksanakan ziarah ke makam bupati banyumas yang pertama, tasyakuran atau makan bersama , dan pagelaran wayang kulit Ruwat Bumi. Lalu pada hari Sabtu (16/2/2020) dilaksanakan boyongan Saka Guru Si Panji atau dikenal dengan nama Rengos. (Yn)

00:00:00 / 00:00:00