• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

CILACAP

Pemkab Cilacap Segera Kirim Bantuan Masker ke Hongkong

12 February
17:31 2020
0 Votes (0)

KBRN, Cilacap : Pemerintah Kabupaten melakukan penggalangan bantuan masker bagi warga Cilacap yang bekerja di Hongkong. Pengumpulan masker ini dilakukan dari beberapa pihak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr Pramesti Griana Dewi mengatakan penggalangan bantuan masker sebagai tindaklanjut adanya permintaan dari pekerja migran di Hongkong. Pengumpulan bantuan masker ini dengan menggandeng dari PMI Cilavap dan juga Baznas Cilacap.

"Sudah ada upaya penggalangan bantuan masker untuk TKI di Hongkong, kita juga mengumpulkan dari beberapa pihak seperti PMI Cilacap, Baznas Cilacap dan juga perusahaan di Cilacap akan sosialisasikan ikut membantu," ujarnya.

Saat ini, masih dalam proses pemesanan masker kepada rekanan. Harga masker di Indonesia, juga mengalami kenaikan harga dibandingkan sebelum ada wabah virus corona. Sama halnya harga masker di Hongkong. Menjadikan pekerja migran kesulitan mencari masker sebagai antisipasi tertular virus corona.

"Judy (Koordinator Forum Komunitas Warga Cilacap di Hongkong) mengatakan jika kasus semakin banyak, dan harga masker melonjak dan barangnya tidak ada, memang mereka membutuhkan bantuan," katanya.

Bantuan secepatnya akan dikirimkan ke Hongkong. Pasalnya, pekerja migran di Hongkong sudah sangat membutuhkan.

Sebelumnya, Koordinator Forum Komunitas Warga Cilacap di Hongkong Sri Martuti atau yang akrab disapa Judy mengatakan jika para pekerja migran Indonesia asal Cilacap yang berada di Hongkong kesulitan mencari masker sebagai pelindung dari tertularnya virus corona. Jikapun ada masker dijual dengan harga sangat mahal.

Saat ini masker dijual dengan harga 380 dollar HK per boks dengaan isi 50 lembar, bahkan ada yang jual 1000 dollar HK, dengan kurs Rp 1.750 per dolar, atau sekitar Rp 665 ribu sampai Rp 1.750.000.

Untuk itu, pekerja migras asal Cilacap ini meminta bantuan dari Pemkab agar bisa mengirimkan bantuan berupa masker ke Hongkong. Sebagai antisipasi mencegah tertularnya dari virus korona.

“Kami sangat kesulitan mendapatkan masker, bahkan para majikan juga mengalami kesulitan. Padahal masker menjadi satu-satunya cara melindungi, dari kontaminasi virus corona,” katanya. (RT)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00