• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANYUMAS

Cegah Hoax, Banyumas Wacanakan Membuat Aplikasi Klarifikasi Berita

11 February
12:31 2020

KBRN, Purwokerto : Berita bohong atau hoax sangat berbahaya dan dapat merugikan masyarakat. Akibat dari beredarnya berita “abal-abal” ini dapat menimbulkan terjadinya kepanikan di masyarakat. Hoax dapat tersebar melalui beragam media baik melalui artikel, video, media sosial, aplikasi chating, dan lain-lain.

Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein mengatakan, hoax dapat menyesatkan dan mengotori pikiran. Dalam sambutanya pada acara Tasyakuran Hari Pers Nasional 2020 dan Hari Ulang Tahun PWI ke-74 di Pendopo Si Panji, Senin (10/2/2020), dirinya menyebut hoax harus dimusuhi dan jangan sampai diterima.  Husein mengaku telah berbicara dengan Kapolresta dan Dandim Banyumas mengenai pengembangan aplikasi klarifikasi hoax.

“Saat hoax muncul tidak bisa dibiarkan begitu saja sampai menghilang dengan sendirinya, sebisa mungkin langsung kita tumpas,” ungkapnya.

Secara khusus beliau meminta Dinkominfo Banyumas untuk menindaklanjuti rencana tersebut. Nantinya aplikasi ini difungsikan sebagai tempat singgah bagi masyarakat untuk mengklarifikasi kebenaran sebuah berita. Dengan respon dan tindaklanjut yang cepat disaat hoax muncul dapat segera ditumpas sebelum menyebabkan terjadinya kepanikan.

Bupati menambahkan, aplikasi klarifikasi hoax ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk bertanya kapan saja layaknya lapak aduan. Dengan gabungan dari pihak Dinkominfo, Kapolresta dan Dandim Kabupaten Banyumas masyarakat diharapkan dapat langsung mengklarifikasi mana berita riil dan mana berita hoax melalui aplikasi tersebut.  (Yn)

00:00:00 / 00:00:00