• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANJARNEGARA

Terlacak Satelit Lapan, Havid Diapresiasi

28 January
05:24 2020
4 Votes (4.3)

KBRN, Banjarnegara : Kebiasaan utak atik barang elektronik, utamanya terkait radio membuat Havid Adhitama, warga Wanayasa Banjarnegara yang saat ini sedang kuliah Pendidikan Guru SD Universitas Negeri Semarang.

Diapresiasi oleh Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan). Pasalnya, siaran radio Havid dapat ditangkap oleh voice repeater atau radio pancar ulang, dari satelit milik Lapan.

Lalu apa istimewanya alat komunikasi radio milik Havid ini sehingga diapresiasi Lapan dengan mengajak Havid mengunjungi markas Lapan di Jakarta? Ternyata alat komunikasi radio amatir yang Havid buat bisa melakukan komunikasi jarak jauh dengan satelit Lapan, bahkan ketika semua alat telekomunikasi digital mati.

Seperti kondisi saat gempa Palu, laporan pertama kondisi tsunami Palu, orang pertama yang menghubungi Jakarta ternyata memakai voice repeater satelit io86,

"Radio amatir yang saya buat sangat sederhana, merakit sendiri, dan harganya sangat murah. Namun memiliki kelebihan dalam hal jangkauan. Jadi dimanapun kita berada, yang penting di area yang tercover satelit, maka suara kita dapat didengar" jelas Havid.

Namun untuk bisa berkomunikasi dengan satelit Lapan, tambah Havid, cukup sulit mengingat pada jam-jam tertentu saja kita dilintasi satelit itu.

"Sehari hanya satu kali, dan paling hanya 12 menit durasi waktunya. Ketika saya waktu itu bisa nyambung, mungkin ada unsur keberuntungan juga" ujarnya.

Bahkan ia semakin gembira karena pulangnya malah mendapat oleh-oleh rotator antena seharga puluhan juta, bekas antena milik Lapan yang sudah tidak dipakai.

Rasa bangga Havid semakin dalam karena selama berkunjung ke Lapan, didampingi pengurus Orari Semarang, juga dipandu oleh Mantan Kepala Lapan Ichsan. Menurut Ichsan, saat ini sudah jarang anak muda yang mendalami dunia radio dan satelit. ( HP).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00