• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KEBUMEN

Sambangi KPU Kebumen, DPRD Provinsi Jawa Tengah Monitoring Persiapan Pemilukada Kebumen

17 January
15:25 2020
0 Votes (0)

KBRN, Kebumen: Kesiapan KPU Kebumen menuju gelaran akbar Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2020 ditinjau Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Jumat (17/01/2020). Komisi yang membidangi bidang Pemerintahan itu datang ke Kebumen untuk memastikan semua persiapan di Keebumen berjalan lancar, baik, dan sesuai tahapan.

Ditemui RRI usai acara, Ketua Komisi A Mohammad Saleh mengatakan setidaknya ada dua hal yang menjadi pencermatan Komisi A yaitu terkait pencalonan perseorangan dan rekrutmen PPK-PPS. Dari hasil diskusi dan monitoring di kantor KPU, Komisi A mengapresiasi kesigapan KPU Kebumen dalam melakukan sosialisai, diseminasi informasi hingga komunikasi dengan para Liason Officer (LO) dari para calon perseorangan yang kesemuanya merupakan bagian dari tahapan awal Pemilukada.

"Untuk tahapan yang sekarang adalah rekrutmen PPK. Ini sangat penting, jangan sampai pengalaman Pilkada serentak dimana sampai ada PPK yang kelelahan bahkan meninggal, terulang di Pilkada ini," terang Politisi partai Golkar ini.

Komisi A memberikan rekomendasi agar KPU mengutamakan calon PPK yang masih muda dan melek teknologi. Mengingat pada Pemilukada 2020 sudah akan diberlakukan e-Rekap.

"Selain yang muda-muda, kesehatan juga mesti di cek. Syukur-syukur yang melek teknologi karena rencana kedepan akan ada e-Rekap," kata Muhammad Saleh lagi.

Lebih lanjut, Komisi A menekankan agar KPU mesti cermat terkait DPT. Apalagi tingkat partisipasi pemilih kebumen pada Pileg dan Pilpres 2019 baru di angka 64 persen.

"Untuk daerah-daerah yang urban, yang warganya banyak yang merantau, KPU datanglah kesana. Yakinkan warga pemilih agar mau pulang kampung dan menggunakan hak pilihnya,"

Anggota Komisi A Saeful Hadi mewanti-wanti KPU terkait hasil Pilkada periode sebelumnya. Seperti diketahui, 2 kontestan Pilkada Kebumen tahun 2015 lalu dicokok KPK. Keduanya adalah Calon Bupati Nomer urut 1 Khayub M Luthfi dan calon bupati terpilih Yahya Fuad. Khayub Muhammad Lutfi didakwa telah menyuap Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad.

"Situasi saat ini, hasil Pilkada Kemarin bisa membuat warga pemilih apatis. Ini yang harus diantisipasi KPU," tutur Saeful Hadi yang merupakan putra Kebumen.

Selain ke KPU Kebumen, Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah telah juga melakukan monitoring ke 10 kabupaten/Kota lain. Targetnya, monitoring akan dilaksanakan ke seluruh 21 Kabupaten/Kota yang pada September 2020 mendatang akan melaksanakan Pemilukada.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00