• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANJARNEGARA

Fatayat NU Diminta Ikut Andil Dalam Perumusan Program Pemerintah

12 January
13:45 2020
1 Votes (5)

KBRN, Banjarnegara : Fatayat NU diminta ikut andil membantu pemerintah dalam merumuskan program – program  yang sesuai dengan kebutuhan   masyarakat atau umat saat ini.

Hal itu dikatakan  Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB Taufiq R Abdullah, membuka Konferensi Pimpinan Cabang Fatayat NU Banjarnegara di Aula Pondok Pesantren Al Fatah Banjarnegara, Minggu (12/1/2020) siang.

“Saya menekankan agar Fatayat NU bisa  merumuskan program sesuai kebutuhan  umat sekarang.  Terutama program pembangunan ekonomi dan pendidikan. Karena di bidang  ekonomi  dan Pendidikan masih banyak umat yang butuh pendampingan,”katanya.

Menurutnya, Fatayat NU bisa saja  melakukan pendampingan di bidang pendidikan dengan membuka pendidikan formal seperti sekolah.

“Bisa saja fatayat membikin  lembaga- lembaga pendidikan dengan menjalin bekerja sama dengan muslimat atau  membuka pendidikan vokasi, pendidikan non formal atau bisa juga membuka pendidikan semacam kejar paket,” lanjutnya.

Menurut Taufiq,  saat ini negara tidak akan mampu untuk memenuhi semua kebutuhan dibidang pendidikan maupun ekonomi tanpa dibantu oleh orams-ormas seperti fatayat, meskipun undang undang dasar sudah mengamanatkan 20 persen untuk pendidikan.

“Dengan kondisi yang seperti ini maka Fatayat harus berperan aktif mengarah kesana,” tambahnya.  

Hal lain yang harus dilakukan Fatayat adalah  bagaimana harus peduli kepada persoalan persoalan kebijakan negara, sehingga fatayat  harus kritis namun juga harus  mampu memberikan masukan secara produktif.

“  Di NU dikenal  istilah  bahtsul masail diniyah qanuniyah yang artinya bisa ikut  membahas persoalan persoalan  yang terkait  dengan perundang undangan dari perspektif agama. Kalau disini bukan undang undang yang mereka ikut bahas, NU dan fatayat  disini namun  memberi masukan kepada perda,” jelasnya.

Agar bisa ikut membahas perda, maka fatayat bisa masuk menjadi anggota legislatife sebagai yang dilakukan NU selama ini .

Fatayat juga bisa memberikan masukan dari luar dengan berkoalisi dengan kelompok lain seperti Muhammadiyah dan ormas lain untuk membahas kalau ada misi misi tertentu yang harus masuk di   undang undang.

“Di norma itu NU dan muhammadiyah getol bangat, untuk itu Fatayat harus bisa melakukan itu. Kalau mau lebih efektif lagi ya mereka masuk jadi DPRD,” pungkasnya. (JKW)

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00