• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KEBUMEN

Dipasung Keluarga Sendiri, Dua Wanita Dengan Gangguan Jiwa Di Kebumen Dievakuasi

5 December
18:54 2019
0 Votes (0)

KBRN, Kebumen: Dua orang wanita penderita gangguan jiwa (ODGJ) di Kebumen Jawa Tengah yang dilaporkan dipasung oleh keluarganya akhirnya dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.

Keduanya diketahui bernama Rasimah (60) warga Desa Tambakprogaten dan Sopiah (27) warga Desa Pandanlor. Dua desa tersebut masuk wilayah kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, saat dilakukan evakuasi kondisi keduanya saat memprihatinkan. 

"Keduanya dipasung oleh keluarganya karena menderita gangguan jiwa, sedangkan orang tuanya tidak memiliki cukup biaya untuk mengobati," jelas Kapolres melalui Kasubag Humas Iptu Tugiman.

Ditambahkan Iptu Tugiman, saat personil Polsek Klirong melakukan evakuasi mendampingi petugas Lintas Sektoral, kondisi keduanya sangat memprihatinkan.

"Mereka telah dipasung oleh keluarganya sendiri selama puluhan tahun. Bahkan, keduanya lama nggak mandi," jelas Iptu Tugiman. 

Evakuasi warga yang dipasung itu, dijelaskan Iptu Tugiman berawal laporan warga. Selanjutnya informasi itu diteruskan ke Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kabupaten Kebumen. 

Untuk diketahui, Dinas Sosial dan PPKB Kabupaten Kebumen telah lama mengkampanyekan larangan melakukan pasung bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Pemasungan bukan sebuah solusi saat mengobati orang dengan gangguan jiwa.

Informasi yang berhasil diperoleh, Rasimah hanya tinggal dengan ibunya yang sudah renta. Pihak keluarga beralasan, jika Rasimah dikeluarkan, dikhawatirkan akan mengganggu ketenangan warga sekitar. 

Selanjutnya Sopiah, menderita gangguan jiwa sejak menginjak usia kelas 6 SD. Saat dilakukan evakuasi, Sopiah kesulitan berjalan karena terlalu lama dipasung. Saat ini keduanya menjalani perawatan di Shelter Jiwa Puskesmas Pejagoan.

Data pada Dinsos Kebumen tahun 2018, kasus pasung pada ODGJ di Kabupaten Kebumen sebanyak 23 kasus. Yakni di Kecamatan Mirit 3 kasus, kemudian Adimulyo, Petanahan dan Sadang masing-masing 2 kasus. Selanjutnya, Kutowinangun, Ambal, Alian dan Sempor masing-masing 1 kasus. Meski kasusnya terbilang tinggi, namun penanganan ODGJ di Kabupaten Kebumen jauh lebih maju dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya. Kabupaten Kebumen telah memiliki shelter jiwa dan rumah singgah bagi ODGJ, sehingga banyak institusi dari daerah lain dan luar Jawa melakukan studi banding ke Kebumen.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00