• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KEBUMEN

Geopark Kebumen Ditarget Go International

5 December
08:48 2019
1 Votes (5)

KBRN, Kebumen: Cita-cita Pemerintah Kabupaten Kebumen Jawa Tengah untuk memiliki Geopark (Taman Bumi) berlevel Internasional terus digenjot. Seperti diketahui, Geopark Karangsambung Karangbolong Kebumen telah ditetapkan menjadi Geopark Nasional pada November 2018. Dalam dua tahun kedepan, Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong (GNKK) ditarget mampu "naik kelas" menjadi UNESCO Global Geopark (UGG).

"Targetnya pada 2021 nanti GNKK bisa menjadi Geopark Global. Untuk pengembangannya kami mengacu oada Perpres No 9 Tahun 2019 tentang Pengembangan Geopark," Jelas Ketua Harian Badan Pengelola GNKK Kebumen Djonedi Fathurahman saat jumpa pers, Rabu (4/12/2019) malam.

Dikatakannya, Badan Pengelola yang dipimpinnya telah menyiapkan sejumlah rencana aksi demi mewujudkan cita-cita go international tersebut. Rencana aksi dimaksud mencakup pemetaan potensi, masalah, hingga langkah solusi. Geopark, lanjut Djoenedi, patut terus dikembangkan karena merupakan solusi terbaik antara pelestarian alam dengan pengembangan wisata.

"Selama ini, pengembangan pariwisata kita sering terbentur dengan upaya pelestarian alam. Melalui pengembangan Geopark dua hal ini bisa berjalan selaras," paparnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Kebumen Azam Fathoni mengatakan, selain gencar melakukan sosialisasi dan promosi pihaknya tengah menyiapkan masyarakat ekonomi kreatif. Keberadaan industri kreatif, kata Azam, adalah penyangga penting meningkatkan value Geopark selain kemudahan akses jalan dan faktor geologis.

"Kami masih terus melakukan sosialisasi Geopark di hampir semua forum, selain mengenalkan apa itu geopark ini juga sebagai edukasi kepada seluruh masyarakat Kebumen, bukan hanya masyakarat di lingkungan Geopark," kata Azam.

Senada, Kepala Balai Informasi dan Konservasi LIPI Edi Hidayat menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan sebagai prioritas pengembangan. Karena secara geologis GNKK sudah sangat kaya akan keragaman geologi (Geodiversity), hayati (Biodiversity), dan kebudayaan.

"Jika di wilayah lain butuh waktu persiapan 5 sampai 10 tahun untuk menuju Global Geopark, kita percaya diri dalam 2 tahun Kebumen mampu diakui secara global oleh UNESCO," terang Edi. 

Geopark (Taman Bumi) adalah sebuah konsep yang dinisiasi oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO). Konsep ini meliputi wilayah terpadu yang melakukan perlindungan dan pelestarian warisan geologi secara berkelanjutan. Sesuai kualitasnya, terdapat geopark berskala global, nasional, dan lokal. Sebuah geopark ditetapkan berskala global jika lulus dari validasi UNESCO.

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfud yang juga hadir sebagai narasumber utama dalam acara tersebut menyampaikan tingginya antusiasme pemerintah dalam upaya meng-global-kan kawasan Karangsambung Karangbolong. Disampaikannya, Pemkab telah mengajak Badan Pengelola Geopark dan sejumlah awak media telah berkunjung ke sejumlah Geopark untuk belajar dalam hal pelestarian dan pengembangan Geopark.

"Kami telah ngangsu kawruh (study referensi) ke Geopark Gunung Batur Bali dan Geopark Kaldera Toba Samosir. Kami optimis karena warisan geologi di Kebumen ini sangat layak untuk diakui secara Internasional," pungkas Bupati optimis.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00