• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANYUMAS

PPAT Siap Dukung PTSL, Secara Online

16 November
19:08 2019
1 Votes (4)

KBRN, Purwokerto: Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT) Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara harus memperhatikan kebutuhan internal anggota Ikatakan  PPAT (IPPAT), ekternal yakni mitranya dan stakeholder terkait, guna mendukung kinerjanya dalam memberikan layanan dan tanggung jawab kepada klien.

Se usai acara pelantikan pengurus daerah IPPAT  Kabupaten se Wilayah Eks Karsidenan Banyumas, Ketua Umum Pengurus Pusat IPPAT H. Julius Purnawan S.H., M.Si  kepada RRI mengatakan, pengurus dan anggota diharapkan bisa memberikan terobosan dalam pelayanan kepada masyarakat dan mendukung program pemerintah.

“Salah satunya program pemerintah adalah pensertifikatan tanah rakyat  Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap PTSL, sebagaia program unggulan pemerintah yang harus disuport, agar program tersebeut bisa mencapai sasaran lebih luas, dan bisa membangun jejaring dengan klien” kata Julius , Sabtu (16/11/2019) di Purwokerto.

Setelah acara pelantikan dilanjutkan sosialisasi, hak tanggungan elektronik sesuai peraturan menteri ATR kepala BPN nomor 9 tahun 2019. 

Terkait hal ini ketua Umum IPPAT  Julius Purnawan mengatakan, hal tersebut bagaian dari perkembangan digital 4.0 yang mau tidak mau harus diseikapi.

 Layanan digital dan online akan membawa dampak besar dalam memberikan layanan kepala masyarakat secara cepat dan sistimatis.

“Sebagai profesional dan lembaga IPPAT harus memperisapkan diri dan benar-benar memahamai agar layanan dengan sistem online itu, harus sampai pada sasarannya, antara lain efektif dan efisien dalam pelayanan. Jangan sampai proses menuju era digital justru menghambat pelayanan kepada masyarakat.” katanya.

Menurut Julius, layanan on line dalam PTSL sudah diuji cobakan di 42 kantor pertanahan kota kabupaten di Indonesia.  Diakui awalnya pasti ada permaslahan terutama di masa peralihan dari manual ke digital.  Tapi ia yakin kedepan pasti akan segera di sikapi oleh PPAT di daerah.

Hal senada juga disampaikan Ketua Pengurus Wilayah IPPAT Jawa Tengah Sunarto S.H., M.H. tahun 2020 PPAT memang harus siap menghadapi 4.0 PPAT harus upgrade pengetahuan.

“Makanya kita harus mempelajari  Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2019. Online ini maksudnya semuanya adalah baik , memang ada kekurangan, tapi sambil jalan bisa di perbaiki. Untuk itu pertanyaanya kalau tidak sekarang kapan lagi, kalau bukankita siapa lagi, program layanan sertifikat tanah secara online mau tidak mau harus mengikuti perkembangan” ungkap Sunarto.

Menyikapi era digital, Narto menambahkan, masyarakatpun juga harus mengikuti. Pelan-pelan pasti harus mengikuti. “Karena di era digital ini, hanya dalam satu klik memasukan nomor NIK (nomor induk kependudukan) bisa dikatui jejak kepemilikan tanahnya” kata Narto.  (spj)


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00