• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANYUMAS

Dukung Pengembangan UMKM, KPw BI Purwokerto Menggelar FESMABI 2019

13 November
19:47 2019
1 Votes (3)


KBRN, Purwokerto: Dalam rangka mendukung pengembangan UMKM dan Ekonomi Syariah di wilayah eks Karesidenan Banyumas, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Punrwokerto akan mengadakan pameran, seminar, talkshow, business couching dan counseling yang dirangkum dalam Festival UMKM dan Ekonomi Syariah Eks Karesidenan Banyumas Tahun (FESMABI) 2019.

Humas KPw BI Purwokerto, dalam pers releacenya Rabu, (13/11/2019) menjelaskan,  FESMABI 2019 akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari pada tanggal 22 -24 November 2019 bertempat di Rita Super Mall Puwokerto dengan mengikutsertakan dan mempertemukan UMKM binaan Bank Indonesia, UMKM binaan Kabupaten di wilayah kerja, UMKM binaan Perbankan, pondok pesantren, lembaga perizinan dan market place digital. 

Sebelum pelaksaaan kegiatan FESMABI dilaksanakan, KPw BI Purwokerto melaksanakan pre event pada tanggal 13 November 2019 berupa kegiatan kurasi produk UMKM dan Coaching Class UMKM Go Digital bersama Tokopedia. 

Kurasi produk UMKM dilakukan sebagai upaya penyelesaian permasalahan kualitas produk masih belum sesuai standar ekspor dan tidak belum dapat dijaga kontinuitasnya. 

Kurasi produk UMKM dilakukan oleh Tim ID SEED (Indonesian Diaspora SME Export Empowerment & Development). 

Tim ID SEED merupakan ikatan diaspora yang berperan sebagai Agregator dan fokus melakukan import produk UMKM Indonesia untuk pasar Amerika.

ID SEED juga akan berperan sebagai kurator untuk produk yang akan di pamerkan dan yang akan dibuatkan katalog serta database untuk diserahkan kepada potential buyer. 

Peserta UMKM yang akan dilakukan kurasi produk  UMKM yang terdiri dari 12 Produk Fasion, 32 Produk Makanan/food, 10 produk craft/kerajinan. 

Setelah dilakukan kurasi, kegiatan dilanjutkan dengan coaching class bagi UMKM yang berminat dan siap untuk bermitra dengan e-commerce. 

Saat ini e-commerce yang telah menyatakan komitmen untuk mau membina dan mempersiapkan narasumber secara berkala adalah Tokopedia.

Coaching Class akan dilakukan dalam kelas kecil yang akan dibagi berdasarkan level kesiapan UMKM untuk melakukan on boarding.

Salah satu peserta kurasi produk UMKM dan Coaching Class UMKM Go Digital Ma'ruf dari Berkoh Puwokerto Selatan, kepada RRI mengatakan, kesempatan langka ini akan ia manfaatkan sebaik-baiknya.

"Saya pelaku UMKM mandiri, memproduksi STMJ (susu telor madu jae), produksi sebulan sekitar 6 kwintal, saya ingin menembus pasar ekspor" kata Ma'ruf.

Ia mengaku mengundurkan diri dari profesi guru yang sudah dijalani 10 tahun. Dan sejak tahun 2017 menekuni UMKM.

"Ya lumayan mas 15 juta rupiah sebulan, tidak terikat waktu" pungkasnya. (spj)

 (spj)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00