• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANYUMAS

Unsoed Tuan Rumah Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan Dan Kelautan (FP2TPKI) Ke-2

11 November
13:08 2019
1 Votes (1)

KBRN, Purwokerto: Setelah sukses menyelenggarakan pertemuan pertamanya di Universitas Syiah Kuala (Unsiyah), Aceh pada bulan Juni lalu, Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia (FP2TPKI) kembali menggelar pertemuan keduanya di Kota Purwokerto, dari 11 sampai 12 Nopember 2019.

Sebagai tuan rumah FP2TPKI ke-2 itu adalah Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Pada pertemuan pertama di Unsiyah, Aceh telah dibahas isu-isu terkini khususnya mengenai tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs) untuk memberi arah pembangunan kelautan dan perikanan ke depan.

Dan dalam pertemuan keduanya di kota Satria itu, FP2TPKI membahas terkait membangkitkan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan untuk pembangunan perikanan dan kelautan inklusif 2020 – 2024.

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsoed selaku Ketua Pelaksana kegiatan itu, Dr. Isdy Sulistyo, DEA mengatakan, dengan adanya pertemuan FP2TPKI di Purwokerto, akan dimanfaatkan sebagai bentuk promo sehingga suara FPIK Unsoed bisa sampai ke tingkat nasional bahkan internasional.

Selanjutnya dalam forum tersebut, lanjutnya, Unsoed menyampaikan gagasan mengenai pembelajaran dalam jaringan (Daring) dan pengembangan serta praktek terbaik untuk ilmu perikanan, ilmu dan teknologi kelautan. Selain itu, Unsoed juga akan menyampaikan mengenai pengembangan perikanan budidaya di Indonesia.

”Kalau acara ini ada juga pembagian kelompok diskusi yaitu menyangkut beberapa tadi kebijakan tentang perikanan tangkap, perikanan budidaya, kita akan masuk di perikanan budidaya. Jadi kita akan sampaikan juga bagaimana seharusnya budidaya itu bisa berkembang di Indonesia,"ungkapnya kepada RRI di sela-sela kegiatan FP2TPKI di Java Heritage Hotel, Purwokerto, Senin (11/11) pagi.

Ditempat yang sama, Bupati Banyumas Achmad Husein menyampaikan harapan dari pertemuan FP2TPKI itu bisa memberikan manfaat dalam mendukung pengembangan perikanan di Kabupaten Banyumas.

“Kabupaten Banyumas memiliki potensi sumber daya lahan yang cukup potensial untuk pengembangan budidaya ikan tawar. dengan potensi terebut maka kebijakan pembangunan perikanan budidaya di kabupaten Banyumas diarahkan untuk pengembangan komoditas unggulan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pembudidaya, menyediakan protein hewani yang berasal dari ikan, hasil budidaya masyarakat, sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah," tuturnya dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kadinporabudpar Banyumas, Asis Kusumandani.

Pertemuan FP2TPKI kedua itu diikuti oleh 80 akademisi dari mulai Sabang sampai Merauke juga membahas penguatan peran FP2TPKI dalam pembangunan perikanan inklusif lima tahun ke depan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00