• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANYUMAS

2.500 Guru Olahraga Asal 5 Kabupaten Ikuti Program Pelatihan Basket Jr. NBA Di Purwokerto

6 November
10:24 2019
1 Votes (1)

KBRN, Purwokerto: Pelatihan basket atau Program coaches academy junior NBA  yang diselenggarakan oleh Pemprov Jawa Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Junior NBA Asia Litimed telah dilakukan di 5 wilayah yaitu Surakarta, Magelang, Semarang, Tegal dan terakhir di Kota Purwokerto.

Untuk di kota Purwokerto akan dilaksanakan pada 7 Nopember 2019 di GOR Satria dan diikuti oleh 2.500 guru olahraga jenjang SD sampai SMA asal 5 kabupaten yaitu Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen.

Yuniarso K. Adi dari Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan wilayah X Jateng menjelaskan, kegiatan pelatihan basket itu sudah berlangsung dari tahun 2018 lalu, dan tahun 2019 ini memasuki tahap ke-empat.

Tujuan diadakannya pelatihan basket oleh Jr. NBA Indonesia atau Jr. NBA Internasional yang untuk Asia dimana pusatnya ada di Singapura, lanjutnya, dalam rangka mensosialisasikan gemar bermain basket kepada anak-anak sekolah melalui dilatihnya guru-guru olahraga. Dengan harapan, lanjutnya, banyak muncul bibit-bibit unggul dan pemain-pemain basket bertaraf internasional.

”Jadi sasaran target ini bukan langsung ke siswa, tetapi guru-guru olahraga diundang, dan diminta mengikuti secara gratis untuk mendapatkan teknik mengajar dan bermain bola basket untuk nanti diajarkan di sekolah-sekolah. Harapannya dengan pelatihan basket ini yang dilakukan oleh guru-guru yang dilatih oleh NBA akan muncul makin banyak anak senang main basket. Akan muncul, bibit-bibut unggul, akan muncul pemain-pemain internasional yang tentu nanti harapannya juga bisa mengisi pasar kebutuhan pemain basket profesional," terangnya kepada RRI di Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah X Jateng, Purwokerto, Rabu (6/11) pagi.

Dia juga menyebutkan, setelah tahapan keempat itu selesai, pada tahun 2020, diharapkan implementasi pendidikan bermain basket sudah masuk dalam kurikulum di sekolah-sekolah.

”Tahapan kelima nanti adalah implementasi di sekolah-sekolah dalam bentuk MoU antara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atas nama Gubernur dengan Jr. NBA Asia untuk mengimplementasikan pendidikan bermain basket dalam kurikulum," tutur Yuniarso K. Adi.

Setelah masuk dalam kurikulum, pada tahun 2020 itu juga akan ada pelatihan basket secara berjenjang dari SD sederajat sampai SMA sederajat yang lebih trampil lagi.

"SD sendiri karena kurikulumnya sendiri, SMP sendiri kurikulumnya sendiri, SMA sendiri dengan SMK secara berjenjang,nanti mereka akan dilatih khusus secara lebih skillfu lagi," imbuhnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00