• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANYUMAS

Dua Mantan Atlet Pelatnas Perkuat Tim Bola Tangan Kaltim Di Kejurnas Pra PON

21 October
13:02 2019
1 Votes (1)

KBRN, Purwokerto: Dua mantan atlet pelatnas Asian Games 2018 yaitu atas nama Efen dan Gadis yang memperkuat tim bola tangan Provinsi Kalimantan Timur di Kejurnas pra kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) yang digelar di Purwokerto dari 20 sampai 24 Oktober 2019, optimis akan lolos ke PON 2020 di Papua.

Namun demikian, kedua mantan atlet pelatnas Asian Games 2018 itu tetap mewaspadai beberapa tim-tim asal 14 provinsi lainnya seperti DKI Jakarta, Jabar, Jawa Tengah dan Jawa Timur yang dianggap memiliki kekuatan sama dengan timnya.

Efen mengatakan, sesuai yang ditargetkan ABTI Kaltim, dirinya bersama timnya harus mendapatkan medali emas di Pra PON itu.

Menanggapi adanya pernyataan tim bola tangan tuan rumah Papua bahwa timnya dipandang sebagai kekuatan yang patut diperhitungakan, Efen menyebutkan, hal itu bisa menjadi beban bagi timnya untuk terus berlatih lebih giat dan keras lagi.

”Itu mungkin jadi, pernyataan itu, mungkin  itu jadi beban buat kita. Jadi kita latihan harus lebih giat lagi dan lebih berat lagi,"ungkapnya kepada RRI di GOR Satria Purwokerto, Senin (21/10).

Berbeda dengan Efen, Gadis menjelaskan, awalnya yang diperhitungkan sebagai  lawan beratnya yaitu Jabar, namun setelah melihat kejutan tim putri Jateng bisa menang atas Jabar maka timnya tidak bisa lagi menganggap remeh tim-tim yang saat ini sedang berjuang merebut tiket ke PON 2020 di Papua.

"Jadi sekarang kami tidak bisa bilang siapa yang paling berat karena semenjak selesai dari Asian Games kemarin, banyak kejutan. Sekarang banyak sekali tim-tim sudah berkembang termasuk Jateng, yang masih kita belum lihat permainannya yaitu DKI. Kalau DKI dulu yang senior-senior lumayanlah, tapi masih bisa kita imbangi karena kita pernah menang lawan DKI. Jadi kalau mau bilang siapa yang paling kuat sekarang hampir semuanya sama rata," terangnya.

Meskipun demikian, bagi tim putri Kaltim dibawah pelatihnya Joni Sir, lanjutnya, sudah optimis buat lolos ke PON dan juga memperoleh medali emas di pra PON itu.

"Karena bukan hanya daerah lain punya kejutan, kita juga pasti punya kejutan sendiri. Karena bukan hanya daerah lain yang berkembang, tapi kita juga berkembang, sama-sama berkembanglah semuanya," ungkap Gadis.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00