• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

INFO MASYARAKAT

Siaga Peduli, Menjaga Siaga & Merawat Peduli

17 October
09:35 2019
3 Votes (1.7)

KBRN, Cilacap : Sebuah ungkapan mengingatkan bahwa Tuhan menciptakan alam ini dalam kondisi yang sangat seimbang.

Ada siang maka ada malam, ada tangis ada tawa, ada duka ada bahagia, ada kesulitan ada kemudahan, dan begitu selanjutnya.

Indonesia yang kita tahu berada di zona cincin api menimbulkan banyak bencana maupun potensi bencana, di sisi lain juga memunculkan empati dan simpati dari banyak pihak.

Maka saat ini bermunculan banyak komunitas, kelompok atau yayasan di masyarakat yang memang mendedikasikan diri pada kepedulian terhadap bencana.
Salah satunya,Yayasan Siaga Peduli, yang berpusat di kota Cilacap.

Dibentuk sejak Januari 2018 Siaga Peduli kini sudah memiliki 13 cabang antara lain di kota Purwokerto, Purbalingga, Kebumen, Magelang, Semarang, Yogyakarta, Solo, Magetan di Jawa Timur, Bandung di Jawa Barat, Kalimantan Selatan, kota Tegal yang sedang dalam persiapan hingga cabang luar negeri di Malaysia.

Ketua Umum Siagal Peduli Zanu Azhari Nurrohman menceritakan terbentuknya Siaga Peduli diawali dengan komunitas Siaga Sehat pada 2017 lalu.

“Sesuai namanya Siaga Sehat fokus pada permasalahan kesehatan di masyarakat dengan melakukan program layanan kesehatan secara cuma-cuma dan rutin seperti bakti sosial pengobatan gratis, bantuan sembako santunan anak yatim dan lain-lain” ujar Zanu.

Seiring berjalannya, kata dia dari hasil komunikasi dan belajar dari rekan atau para guru untuk pengembangan Siaga Sehat yang kala itu belum menjadi Yayasan disarankan agar pengembangannya lebih meluas tidak terbatas pada persoalan kesehatan.

“Nama Siaga Sehat dinilai membatasi mindset masyarakat hanya urusan kesehatan dan dampaknya kesulitan mencari relawan karena semestinya harus dari tenaga kesehatan medis atau paramedis” ungkapnya.

Atas pertimbangan itulah nama Siaga Sehat selanjutnya resmi diubah Siaga Peduli dan menjadi Yayasan pada 29 Januari 2018.

Kembali menurut Zanu seluruh program didedikasikan pada permasalahan sosial dan kebencanaan.

“Gempa yang terjadi di Lombok menjadi lokasi pertama Siaga Peduli melakukan upaya tanggap darurat. Kala itu Siaga Peduli Cilacap mengirimkan 2 relawan tercepat pasca gempa tepatnya H + 1 menjadikan Siaga Peduli satu-satunya Yayasan tercepat yang merespon peristiwa di Lombok” terangnya.

Setelahnya Siaga Peduli juga terlibat dalam upaya tanggap darurat bencana lain seperti  gempat dan tsunami di Palu, gempa di Banten, Imogiri dan lain-lain.

Yang terbaru Siaga Peduli mengirimkan 5 relawan untuk terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Sedangkan di Kabupaten Cilacap Siaga Peduli juga terlibat dalam berbagai upaya penanganan bencana seperti saat ini bersama Yayasan Baitul Mal PLN mendistribusikan 50 tangki air bersih kesejumlah lokasi terdampak krisis air bersih.

Di bidang mitigasi bencana Siaga Peduli bermitra dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Cilacap diantaranya upaya penanaman 1.000 pohon mangrove mitigasi bencana di Pantai Widarapayung, Cilacap.

Mengelola 13 cabang dengan sekian banyak pengurus dan ribuan relawan bukan perkara mudah.

“Komunikasi yang intensif menjaga ukhuwah melalui berbagai kegiatan di luar program  sangat penting dilakukan” tambahnya.

Koordinator Siaga Peduli wilayah Cilacap - Pramestu Bina Vidianto atau akrab disapa Pram mengakui bergabung dengan Siaga Peduli menjadi keberkahan tersendiri.
Menurutnya banyak hal baik didapatkan dari organisasi ini.

“Saya bersyukur bisa bergabung dengan Siaga Peduli sekaligus menyesal kenapa tidak dari dulu” tandasnya.

Pengalaman penanganan kebencanaan yang ia dapatkan adalah saat bencana longsor di Banjarnegara.

Berbagai potensi bencana ada di Indonesia termasuk Kabupaten Cilacap.

Setelah memahami dan mengenali potensi itu tentu yang bisa dilakukan  adalah mengurangi dan meminimalkan dampak buruk dari sebuah bencana.

Hal ini butuh keterlibatan banyak pihak tidak melulu mengandalkan pemerintah maka kehadiran komunitas gerakan organisasi dan kelompok masyarakat yang peduli badana bencana sangat dirindukan salah satunya Siaga Peduli.


 

  • Tentang Penulis

    Shandy Windu

    <p>KONTRIBUTOR BERITA DAERAH CILACAP</p><p> </p>

  • Tentang Editor

    Shandy Windu

    <p>KONTRIBUTOR BERITA DAERAH CILACAP</p><p> </p>

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00