• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

Keluarga Kaget, Anaknya Ditangkap Oleh Densus 88 Di Sukoharjo

17 October
07:35 2019
1 Votes (5)

KBRN,Brebes: Kakak Jaelani dan Abdul Karim, terduga teroris yang ditangkap Tim Densus 88 Anti Teror di wilayah Kabupaten Sukoharjo,  yakni Kustati mengaku tidak menyangka kedua adiknya diduga terlibat dalam jaringan teroris. Padahal,  selama ini baik Jaelani maupun Abdul Karim merupakan sosok yang baik di mata keluarga dan lingkungannya.

"Jaelani (36)  dan Abdul Karim (31) merupakan sosok yang  baik dan selama hidup di kampung tidak ada yang mencurigakan. Hanya saja  dia sempat meminta keluarganya agar tidak memajang foto dirinya yang ada di rumah," jelas Kustati.menjawab pertanyaan wartawan dirumahnya, Desa Kluwut RT 03 RW 06 Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Rabu (16/10/2019). 

Kustati menambahkan, Jaelani itu orangnya baik dan tidak ada yang mencurigakan.

"Jaelani hanya mengenyam pendidikan di bangku kelas 5 SD,. Sedangkan Abdul Karim tidak lulus SMP. Keduanya bekerja di Jakarta dengan berjualan es jeruk," terang Kustati.

Dia menambahkan, pihak keluarga juga baru mengetahui kalau Jaelani dan Abdul Karim pindah ke Sukoharjo belum lama ini. Jaelani merupakan anak ketiga dan Abdul Karim merupakan anak keempat. 

Orangtua terduga teroris Jaelani dan Abdul Karim, Sodikun (67) mengaku mendengar kabar kedua anaknya ditangkap Tim Densus 88 Antiteror dari adik ipar anaknya (Jaelani-red), sekitar pukul 11.00 siang. 

"Terakhir komunikasi dengan keluarga sekitar seminggu lalu dan hanya menanyakan perihal pekerjaan keduanya di Sukoharjo," tutur Sodikun.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Jaelani dan Abdul Karim yang statusnya kakak beradik asal Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes ditangkap  Tim Densus 88, Selasa (16/10/2019) sore. 

Penggeledahan dilakukan oleh Tim Densus 88 di sebuah rumah kos yang terletak di Jalan Tegal Permai Gang Buntu Dusun Tegalrejo RT 03 RW 05, Desa Purbayan, Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo sekitar pukul 14.00 siang.

Kakak beradik itu adalah Jaelani (36) dan Abdul Karim (31) yang merupakan warga Desa Kluwut RT 03 RW 06 Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes. Abdul Karim ditangkap Tim Densus 88 bersama isterinya, Ita Yuniar (31) warga Jakarta. Selain penggeledahan di rumah kos itu, tim Densus 88 juga menggeledah rumah kos isteri kedua Abdul Karim yang bernama Siti Nur Hayati. 

Penggeledahan rumah kos yang dihuni terduga teroris oleh tim Densus 88 dan tim Inafis Polres Sukoharjo dipimpin oleh AKP Guntur. Barang bukti yang diamankan dari Kamar Kost Kirana Nomor 1 yang dihuni oleh Abdul Karim  di antaranya note phone warna hitam, buku catatan warna dan sebuah pisau. 

Selanjutnya barang bukti yang diamankan dari kamar Kirana Nomor 2 yang dihuni oleh Jaelani dan Isterinya di antaranya satu buah pedang dan dua buah telepon genggam, serta tiga buah catatan gambaran rangkaian elektronik. Semuanya diamankan dalam satu Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Kepala Desa Kluwut, Zaenal Arifin kepada wartawan,  Rabu (16/10/2019)  membenarkan  warganya yang bernama Jaelani dan Abdul Karim telah ditangkap oleh tim Densus 88 atas dugaan keterlibatannya dalam jaringan teroris.

"Saya mendapatkan informasi tersebut pada Selasa (15/10) malam. Jaelani dan Abdul Karim merupakan kakak beradik dan bekerja di Bekasi.  Kami mendengar informasi itu tadi malam," pungkas Zaenal.(AR )

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00