• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANYUMAS

Dialog Wawasan Kebangsaan Unsoed Untuk Negeri

20 September
18:29 2019
1 Votes (1)

KBRN, Purwokerto: Selama ini antara Fakultas Hukum dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sudah sering mengadakan kerjasama dengan Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI di bidang kajian-kajian.

Namun khusus untuk wawasan kebangsaan memang belum pernah diadakan kerjasama tersebut.  Mengingat di MPR ada program mengenai sosialisasi 4 (empat) pilar kebangsaan, maka Unsoed berupaya menumbuhkembangkan kembali nilai-nilai wawasan kebangsaan yang diakui atau tidak diakui memang mulai meredup.

Upaya Unsoed tersebut dilakukan melalui acara Dialog Wawasan Kebangsaan yang digelar bertepatan dengan rangkaian kegiatan Dies Natalisnya yang ke-56 di Gedung Yustisia 3 Fakultas Hukum Purwokerto, Jum’at (20/9).

Ketua Dialog Wawasan Kebangsaan Unsoed Profesor Dr. Muhammad Fauzan, S.H.,M.Hum menjelaskan, dalam dialog wawasan kebangsaan itu dihadirkan pembicara-pembicara seperti Sekjen MPR RI Ma’ruf Cahyono, mantan Rektor Unsoed Profesor Rubiyanto Misman dari fakultas Biologi, dan Nasihin Masha Staf Ahli Direksi Bidang Komunikasi Publik dan Partisipasi Masyarakat BPJS Kesehatan yang juga Alumni FISIP Unsoed.

Melalui kegiatan dialog kebangsaan itu, lanjutnya, dapat menambah wawasan kebangsaan kepada peserta baik dosen pengampu, maupun mahasiswa.

”Kegiatan ini diharapkan menambah wawasan kebangsaan kepada audience, kemudian juga kita laporkan ke MPR selaku mitra tentang pelaksanaan pada hari ini, termasuk audience siapa saja. Tadi sudah saya sampaikan bahwa sekitar hampir ada 300 orang, kemudian ada dosen-dosen yang mengampu mata kuliah jati diri untuk mengupdate. Karena bagaimanapun mereka kan orang-orang pusat, Pak Dr. Ma’ruf jelas orang pusat, sehingga pemahaman ketatanegaraan, wawasan kebangsaan dan lebih-lebih program sosialisasi empat pilar milik MPR, saya pikir dia memiliki pemahaman yang lebih luas”, terangnya kepada RRI.

Profesor Dr. Fauzan menambahkan, 300 peserta yang diundang diantara ada 12 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas, dan BEM Universitas, serta para dosen pengampuh mata kuliah Jati Diri.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00