• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

BANYUMAS

PB PBSI Sesalkan Keputusan PB Djarum Tidak Lagi Gelar Audisi Di Tahun 2020

7 September
20:12 2019
2 Votes (4.5)

KBRN, Purwokerto: Terkait dipersoalkannya penggunaan logo dan lambang Djarum untuk  audisi umum beasiswa bulutangkis oleh beberapa pihak salah satunya komisi perlindungan anak Indonesia (KPAI) menyebabkan Djarum Foundation akan menghentikan kegiatan tersebut pada tahun 2020 mendatang.

Menanggapi keputusan Djarum tersebut, pengurus besar persatuan bulutangkis seluruh Indonesia (PB PBSI) berharap audisi tetap bisa berlangsung.

Sekjen PB PBSI Achmad Budiharto mengatakan, sebetulnya audisi adalah satu cara agar bulutangkis Indonesia dapat berkesinambungan, stabil, dan terus menerus mencari bibit untuk regenerasi pemain-pemain yang ada sekarang.

Dan PB Djarum menurut dia adalah salah satu kontributor utama di tim pelatnas PBSI, mulai dari jamannya Christian Hadinata sampai Alan Budikusuma.

”Lebih dari 40 persen adalah pemain di pelatnas itu adalah dari PB Djarum yang didapatkan dari seleksi audisi. Jadi saya ga bisa membayangkan ke depan mau seperti apa. Dan sampai saat ini bulutangkislah yang selalu memberikan kebanggaan buat negara dan bangsa. Baik di olimpiade. Belum ada yang bisa memberikan  emas di olimpiade sampai saat ini kecuali bulutangkis,"ungkapnya dalam jumpa pers di Purwokerto, Sabtu (7/9) sore.

Dia menyebutkan audisi itu tidak saja mencari bibit pemain semata, namun bagian dari memasyarakatkan olahraga bulutangkis secara nasional.

”Karena kita tahu dengan audisi ke daerah-daerah ini juga memberikan kesempatan kepada para pemain-pemain atlet muda daerah. Karena tidak semua pemain mereka dari orang tua yang mampu membawa pemainnya ke Jawa. Ini salah satu yang saya khawatirkan bisa hilang. Kita tidak bisa dapat lagi liliana dari Manado”, tandas Achmad Budiharto.

Sementara itu Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin menjelaskan, setelah melalui mediasi tidak ada solusinya, akhirnya pihaknya akan menghentikan audisi sampai batas waktu yang tidak ditentukan mulai tahun 2020 mendatang.

”Akhirnya ya oke, kalau yang seperti itu, ya sementara kita akan off dulu di 2020. Sampai kapan, tergantung situasi kondisi pada saat itu. Kalau memang kondusif yang kita bisa mulai lagi. Kalau ga ya say goodbye," terangnya.

Jika permasalahan itu tidak ada titik temu, pihaknya memberikan kesempatan kepada perusahaan-perusahaan baik itu BUMN atau swasta lainnya yang berminat mengadakan audisi untuk mencari bibit bibit atlet.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00