• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

DAERAH

Antisipasi Longsor di Kawasan Wisata, PLN Tanam Ribuan Bibit Kopi

5 September
15:45 2019
1 Votes (5)

KBRN, Wonosobo: Ribuan pohon kopi ditanam di lereng obyek wisata Telaga Menjer Desa Maron Kecamatan Garung, Wonosobo. Kopi yang termasuk tanaman keras ini diharapkan mampu meminimalisir potensi tanah longsor.

Kopi jenis arabica ini ditanam dilahan kritis oleh PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta bersama penggiat lingnkungan. Diharapkan, tanaman kopi ini nantinya bisa meminimalisir ancaman tanah longsor. Mengingat di Desa Maron dan sekitarnya, masih di dominasi sayur-sayuran.

“Di sekitar telaga Menjer ini ada titik-titik yang merupakan tanah rawan longsor. Jika tidak ditanggulangi ini akan merugikan, karena kalau longsor juga menambah sedimentasi. Makanya, kami menanam 2 ribu bibit kopi,” kata manager UP3 PLN Purwokerto Armunanto, di Desa Maron, Kamis (5/8/2019) siang.

Selain itu, tanaman kopi ini memiliki nilai ekonomi tinggi. Sehingga nantinya diharapkan mampu menambah pendapatan warga di Desa Maron. Terlebih, secara suhu dan ketinggian, Desa Maron cocok untuk ditanami kopi.

“Kopi di Desa Maron ini sudah dikenal enak. Makanya kami berharap selain untuk pencegahan tanah longsor juga menambah pendapatan warga,” tuturnya.

Kepala Desa Maron, Marji mengatakan, sebagian kontur tanah di desanya rawan tanah longsor. Apalagi, sebagian besar warga masih menanam sayuran untuk kebutuhan saehari-hari.

“Rata-rata masih menanam sayuran seperti kobis. Makanya kami butuh tanaman keras agar tidak longsor. Karena kalau dilihat dari kondisi tanahnya, di Desa Maron ini banyak tebing dan semuanya rawan tanah longsor,” ungkapnya. (JKW)

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00