• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

CILACAP

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Resmikan Lapas Terketat di Pulau Nusakambangan

22 August
16:06 2019
0 Votes (0)

KBRN, Cilacap : Lemba Pemasyarakatan (Lapas) dengan pengamanan super maksimum, atau pengamanan terketat pertama di Indonesia Kamis (22/8/2019) siang,  diresmikan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. 

Lapas tersebut, yakni Lapas Khusus Kelas IIA Karangayar Nusakambangan Cilacap Jateng. Yasonna mengatakan Lapas ini, mempergunakan sistem keamanan tercangih.

Mulai dari penjagaan berlapis hingga empat kali, di masing- masing lapis, dipisahkan dengan  dinding kawat baja yang mempunyai daya kejut listrik. Selain itu diawasi kamera tersembunyi, penyadap suara, pintu otomotasi selama 24 Jam. 

Di kawasan Lapas Karangayar, juga tidak terdapat singal telpon. Untuk penghuni nantinya akan di masukan dalam satu sel digunakan untuk satu Napi, dengan jumlah blok mencapai 7 unit.  Setelah lapisan ketiga dinding kawat baja, terdapat parit dengan lebar sekitar 6 meter. Terdapat pula, pos penjagaan empat titik di puncak bukit. 

Rencananya Lapas Karangayar Nusakambangan ini, akan digunakan bagi terpidana kelas berat pada kasus Narkotika dan Terorisme.

“ Setiap individu akan diperlakukan sesuai dengan itervensinya, penanganannya, pembinaanya. Program- program yang akan dilaksanakan di Kelas II Karangayar akan memiliki sertivikasi, dan program yang jelas,”kata Yasonna.

Sementara itu, Dirjen Permasyarakatan Kemkum Ham Sri Pungguh Budi Utami mengatakan, luasan lahan Lapas Karangayar mencapai 6 hektar, dengan kapisitas mencapai 711 orang. Lapas  Karangayar, berada di salah satu perbukitan di Pulau Nusakambangan. 

“ Diperkirakan dapat menampung sebanyak 711 orang, dengan system penempatan satu kamar hunian. Diperuntukan untuk satu Narapidana,”kata Sri Pungguh.

Dengan adanya peresmian Lapas Karangayar ini, di Nusakambangan terdapat delapan Lapas.Menteri Yasonna juga meresmikan Bapas Kelas II Nusakambangan, Rumah Susun dan Rumah Khsusu Nusakambangan. (RA). 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00