• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

KEBUMEN

Dijanjikan Jadi PNS, 4 Orang di Kebumen Tertipu Ratusan Juta

15 August
16:12 2019
2 Votes (4.5)

KBRN, Kebumen: Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau ASN memang menjadi impian banyak orang. Karenanya, meski telah terungkap ratusan kali, penipuan dengan iming-iming dapat menjadi ASN masih terus memakan korban. Seperti yang terjadi di Kebumen Jawa Tengah.

Baru-baru ini Polres Kebumen membongkar penipuan dengan kedok bisa menjadikan ASN tanpa seleksi. Empat orang asal kecamatan Prembun tertipu ratusan juta karena dijanjikan oleh pria berinisial MCS dapat menjadi PNS tanpa seleksi. Modus yang dilakukan MCS terbilang unik dan rapi.

Disampaikan Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede, untuk meyakinkan korbannya, tersangka MCS memberikan seragam dinas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) lengkap dengan tanda pengenal (ID Card). Tersangka menyediakan slip gaji yang tersangka buat sendiri dengan menyertakan stempel Dirjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung Kementerian LHK.

"Model slip gaji ini didapat tersangka dari internet," papar Kapolres didampingi Kasubag Humas Kompol Suparno dan Kapolsek Prembun AKP Tejo Suwono saat jumpa pers Kamis (15/8/2019).

Bahkan tersangka mengajak para korban berdinas, mengenakan seragam dinas, melakukan pengecekan aliran sungai di wilayah Kebumen, Wonosobo dan Purbalingga.

Para korban kurang lebih sudah 'berdinas' 10 bulan sebagai ASN di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Setelah kegiatan pengecekan, selanjutnya tersangka bersama para korban membuat laporan kegiatan. Jadi sangat rapih sekali aksinya," kata AKBP Robertho Pardede.

Para korban juga menerima gaji bulanan dari tersangka sebesar 1,5 Juta hingga 2,5 Juta Rupiah pada setiap awal bulan berdasarkan lama masa dinas yang ditentukan oleh tersangka.

Ironisnya, sang istri baru mengetahui bahwa suaminya bukan ASN setelah kasus ini dibongkar oleh Polsek Prembun.

"Sang istri juga tidak tahu kalau suaminya bukan ASN di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Ia mengetahui identitas asli suami setelah kasus ini dibongkar," kata AKBP Robertho Pardede.

Kepada polisi tersangka mengaku aksinya untuk menutupi malu kepada mertuanya karena statusnya yang pengangguran. Selanjutnya ia menipu keluarganya dengan mengatakan telah diterima menjadi ASN di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan ditugaskan di Kebumen.

Untuk mengelabuhi keluarga, setiap pagi berpamitan kepada istri dengan seragam. Setelah jauh dari rumah seragam dilepas dan menjadi buruh serabutan. Kepada petugas, tersangka melakukan hal tersebut karena himpitan ekonomi. Uang hasil nguli, ia kumpulkan dan diserahkan kepada istrinya saat awal bulan kayaknya pegawai negeri gajian.

Kini penyesalannya harus dibarengi dengan mempertanggungjawabkan secara hukum di balik jeruji besi. Tersangka dijerat pasal 378 Jo 372 KUHP dengan ancaman kurungan paling lama 4 tahun penjara.

Sejumlah barang bukti selip gaji palsu, seragam, papan nama dan kartu pengenal serta sepeda motor matic diamankan penyidik untuk kepentingan penyidikan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00